Rusia dorong APEC tingkatkan kerja sama ekonomi
Senin, 03 September 2012 - 14:38 WIB
Rusia dorong APEC tingkatkan kerja sama ekonomi
A
A
A
Sindonews.com - Bertindak sebagai tuan rumah KTT Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), Rusia mengimbau negara anggota APEC terus mengembangkan kemitraan yang menguntungkan.
"Kami memiliki harapan besar, kedepannya negara anggota APEC mampu mengimplementasikan sejumlah proyek kerja sama," ungkap Menteri Pengembangan bagian timur Rusia, Viktor Ishayev seperti diberitakan Xinhua, Senin (3/9/2012).
Ishayev juga menyoroti peran APEC dalam perekonomian global. APEC merupakan sebuah blok yang di terdiri dari negara yang secara ekonomi yang kuat dan juga dinamis, negara anggota APEC menyumbang 48 persen total perdagangan dunia.
"Tidak seperti krisis yang menguncang wilayah Eropa, kawasan Asia Pasifik tumbuh dan berkembang dengan cepat. Negara anggota APEC termaksud China merupakan mitra ekonomi dan politik terpenting bagi Rusia," ungkap Ishayev.
Seperti diberitakan Kemenlu Indonesia, KTT APEC di Vladivostok, Rusia pada 2-9 September 2012 merupakan kelanjutan pertemuan APEC sebelumnya.
Pertemuan ini akan menitikberatkan masalah liberalisasi perdagangan dan investasi, integrasi ekonomi regional, peningkatan ketahanan pangan, membangun rantai pasokan yang diandalkan dan kerja sama intensif untuk mendorong pertumbuhan inovatif.
Sejumlah delegasi dari 21 Ekonomi APEC telah berada di Russky Island, Vladivostok yang menjadi tempat penyelenggaraan Minggu KTT APEC 2012 ini, termasuk dari Indonesia
APEC merupakan forum kerjasama ekonomi Lingkar Pasifik yang didirikan di Canberra, Australia pada tahun 1989.
Saat ini APEC beranggotakan 21 Ekonomi, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cili, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Filipina, Papua New Guinea, Rusia, Singapura, Thailand, China Taipei, Amerika Serikat, dan Vietnam.
"Kami memiliki harapan besar, kedepannya negara anggota APEC mampu mengimplementasikan sejumlah proyek kerja sama," ungkap Menteri Pengembangan bagian timur Rusia, Viktor Ishayev seperti diberitakan Xinhua, Senin (3/9/2012).
Ishayev juga menyoroti peran APEC dalam perekonomian global. APEC merupakan sebuah blok yang di terdiri dari negara yang secara ekonomi yang kuat dan juga dinamis, negara anggota APEC menyumbang 48 persen total perdagangan dunia.
"Tidak seperti krisis yang menguncang wilayah Eropa, kawasan Asia Pasifik tumbuh dan berkembang dengan cepat. Negara anggota APEC termaksud China merupakan mitra ekonomi dan politik terpenting bagi Rusia," ungkap Ishayev.
Seperti diberitakan Kemenlu Indonesia, KTT APEC di Vladivostok, Rusia pada 2-9 September 2012 merupakan kelanjutan pertemuan APEC sebelumnya.
Pertemuan ini akan menitikberatkan masalah liberalisasi perdagangan dan investasi, integrasi ekonomi regional, peningkatan ketahanan pangan, membangun rantai pasokan yang diandalkan dan kerja sama intensif untuk mendorong pertumbuhan inovatif.
Sejumlah delegasi dari 21 Ekonomi APEC telah berada di Russky Island, Vladivostok yang menjadi tempat penyelenggaraan Minggu KTT APEC 2012 ini, termasuk dari Indonesia
APEC merupakan forum kerjasama ekonomi Lingkar Pasifik yang didirikan di Canberra, Australia pada tahun 1989.
Saat ini APEC beranggotakan 21 Ekonomi, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cili, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Filipina, Papua New Guinea, Rusia, Singapura, Thailand, China Taipei, Amerika Serikat, dan Vietnam.
(gpr)
Lihat Juga :