Kuota BBM habis, pemerintah klaim punya solusi

Senin, 03 September 2012 - 20:00 WIB
Kuota BBM habis, pemerintah...
Kuota BBM habis, pemerintah klaim punya solusi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah mengaku memiliki solusi untuk memenuhi kekurangan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang hanya tersisa 10 kiloliter (kl) dari kuota subsidi nasional sebesar 40 kl. Bahkan, diprediksi akan habis pada November mendatang.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini mengatakan, solusi yang paling tepat untuk menutupi kekurangan kuota tersebut adalah mengajukan tambahan kuota BBM bersubsidi ke pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Selalu ada solusi yang baik untuk kuota BBM ini. Ada penambahan tapi kan kita juga harus mengajukan ke pihak DPR," kata Rudi, di Gedung Graha Sawala, Jakarta, Senin (3/9/2012).

Rudi optimistis, pihak DPR akan menyetujui penambahan kuota BBM bersubsidi yang tersisa sebesar 10 kl dan akan habis dalam beberapa bulan ke depan.

"Enggak mungkin. Pasti disetujui tetapi kan disetujuinya melalui berbagai cara kaya berapa besar atau apa yang dikurangi," ungkap Rudi.

Namun, menurut Rudi pemerintah belum mendapat jadwal pertemuan dengan DPR untuk rencana pengajuan kuota BBM bersubsidi. "Kita kan kalau mau nambah itu pasti atas izin DPR. Tanggal-tanggal tertentu kita sudah dapat jadwal tapi belum dijadwalkan, biasanya kalau injury time masukin bolanya lebih gampang," tutup Rudi.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyatakan sisa kuota BBM bersubsidi hanya akan memenuhi kebutuhan masyarakat hingga November mendatang.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menjelaskan, kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) besubsidi hanya tinggal 10 juta kilo liter (kl) dari kuota yang telah ditetapkan sebesar 40 juta kilo liter (kl). Sehingga pemerintah berencana untuk meminta tambahan kuota BBM bersubsidi agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ali mengatakan, hingga Agustus 2012 lalu, realisasi konsumsi BBM subsidi sudah mencapai 29,32 juta kl, sehingga kuota BBM bersubsidi hanya tinggal sekitar 10 juta kl.

Sedikitnya sisa kuota BBM bersubsidi ini terjadi karena konsumsi BBM masyarakat saat ini yang telah mencapai 3,6 juta kl per bulan. "Stok BBM subsidi saat ini tinggal sekitar 10 juta kl lagi," kata Ali saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (3/9/2012).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved