Tambahan kuota BBM diajukan 4 juta KL

Rabu, 05 September 2012 - 07:00 WIB
Tambahan kuota BBM diajukan...
Tambahan kuota BBM diajukan 4 juta KL
A A A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan akan mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 4 juta Kiloliter (KL). Hal ini seiring dengan prediksi habisnya BBM pada November mendatang.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini mengatakan, surat pengajuan tersebut sudah diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Namun, hingga sekarang, Komisi VII DPR belum mengagendakan untuk Rapat Kerja bersama Kementerian ESDM.

"Surat sudah dilempar ke DPR, DPR belum beri jadwal. Minggu depan hanya raker baru untuk RAPBN 2013," kata Rudi saat melansungkan bincang-bincang bersawa Ikatan Wartawan Energi Mineral di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Padahal dalam pengajuan, lanjut Rudi, sebenarnya sudah disertakan untuk diagendakan pekan depan. Berhubung agendanya khusus, tidak bisa dibarengi dengan pembahasan RAPBN 2013. "Tapi untuk tambahan kuota, itu dibicarakan atau tidak, katanya jadwal khusus," jelasnya.

Sedangkan untuk pembagian ke daerah, Rudi menyatakan akan diatur oleh Direktoral Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Akan tetapi dapat dipastikan, pembagian akan berbeda dengan pembagian di awal. Karena ada daerah yang masih aman kuotanya.

"Nanti breakdownnya Dirjen Migas dengan daerah, tentu akan beda-beda. Yang penting sampai akhir tahun gak boleh ada masyarakat tidak menikmati BBM subsidi," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved