IHSG diprediksi menguat terbatas
Jum'at, 07 September 2012 - 08:05 WIB
IHSG diprediksi menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari diperkirakan mencoba untuk kembali naik. Namun, kenaikan IHSG diperkirakan masih akan tertahan. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.067-4.082 dan resistance 4.117-4.136.
"Tertahannya indeks jelas membuat pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan bursa saham Asia untuk melakukan pembelian terbatas saham-saham yang melemah sebelumnya,"kata analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (7/9/2012).
Reza menambahkan, bila dilihat IHSG membentuk pola seperti white marubozu. Posisi candle kembali mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's R, dan Stochastic mencoba kembali bergerak naik menjauhi area oversold.
Menurut dia, kepastian dari hasil pertemuan bank Sentral Eropa (ECB) dan BoE akan menjadi sentimen positif. "Program stimulus yang dikeluarkan. Sentimen ini bisa terjaga hingga hari ini," kata dia.
Di sisi lain, data dari Amerika Serikat (AS), berupa klaim pengangguran yang jika dirilis turun maka makin menambah sentimen positif. Sehingga bursa saham Asia pun akan merespon positif juga.
Sementara research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan proyeksi indeks akan bergerak pada kisaran 4.080-4.120.
"Sedangkan dari dalam negeri, data penjualan mobil nasional Agustus 2012 yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi katalis positif buat indeks sebagai indikasi kuatnya daya beli domestik ditengah melemahnya ekonomi global," katanya.
Selain itu, pergerakan indeks regional juga dibayangi beberapa data ekonomi di dunia. Data manufaktur dan jasa/service kawasan eropa bulan Agustus mengalami kontraksi lebih buruk dari yang diperkirakan.
Sedangkan data jasa/service China Agustus bertumbuh lebih lemah dari bulan Juli. PDB Australia K2-12 bertumbuh 0,6 persen dari kuartal sebelumnya lebih rendah dari perkiraan yg sebesar 0,7 persen.
"Tertahannya indeks jelas membuat pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan bursa saham Asia untuk melakukan pembelian terbatas saham-saham yang melemah sebelumnya,"kata analis Indosurya Asset Management Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (7/9/2012).
Reza menambahkan, bila dilihat IHSG membentuk pola seperti white marubozu. Posisi candle kembali mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's R, dan Stochastic mencoba kembali bergerak naik menjauhi area oversold.
Menurut dia, kepastian dari hasil pertemuan bank Sentral Eropa (ECB) dan BoE akan menjadi sentimen positif. "Program stimulus yang dikeluarkan. Sentimen ini bisa terjaga hingga hari ini," kata dia.
Di sisi lain, data dari Amerika Serikat (AS), berupa klaim pengangguran yang jika dirilis turun maka makin menambah sentimen positif. Sehingga bursa saham Asia pun akan merespon positif juga.
Sementara research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan proyeksi indeks akan bergerak pada kisaran 4.080-4.120.
"Sedangkan dari dalam negeri, data penjualan mobil nasional Agustus 2012 yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi katalis positif buat indeks sebagai indikasi kuatnya daya beli domestik ditengah melemahnya ekonomi global," katanya.
Selain itu, pergerakan indeks regional juga dibayangi beberapa data ekonomi di dunia. Data manufaktur dan jasa/service kawasan eropa bulan Agustus mengalami kontraksi lebih buruk dari yang diperkirakan.
Sedangkan data jasa/service China Agustus bertumbuh lebih lemah dari bulan Juli. PDB Australia K2-12 bertumbuh 0,6 persen dari kuartal sebelumnya lebih rendah dari perkiraan yg sebesar 0,7 persen.
(gpr)
Lihat Juga :