Pembiayaan hunian syariah, Sahid Grup gandeng Muamalat

Sabtu, 08 September 2012 - 09:00 WIB
Pembiayaan hunian syariah,...
Pembiayaan hunian syariah, Sahid Grup gandeng Muamalat
A A A
Sindonews.com - Permintaan atas hunian di Jawa Tengah dan Yogyakarta setiap tahunnya mengalami pertumbuhan. Hal ini berkorelasi positif dengan semakin menjamurnya lembaga pembiayaan permukiman.

Salah satu yang gencar menawarkan pembiayaan properti adalah Bank Muamalat. PT Bank Muamalat Indonesia dengan PT Sahid Inti Dinamika melakukan kerjasama dalam hal pembiayaan hunian syariah (PHS), khususnya dalam pembangunan dan pemasaran kondominium hotel (kondotel) serta apartemen Sahid Yogya Lifestyle City.

Kepala Regional Bank Muamalat Jawa Tengah dan Yogyakarta Norcholis mengatakan, pertumbuhan PHS di Jateng dan Yogyakarta pada semester-I 2012 tumbuh sekitar 24 persen. Bila dinominal nilainya setara dengan Rp100 miliar. Hal inilah menjadi alasan Bank Muamalat untuk melakukan kerjasama dengan Sahid Yogya Lifestyle City.

Menurutnya, dalam kerjasama ini pihaknya siap untuk melakukan pembiayaan dalam pembangunan apartemen. Tentu saja akad perjanjian menggunakan akad syariah dengan jangka waktu (tenor) 10 tahun dan margin suku bunga 9,99 persen.

"Kita yakin kerjasama ini memiliki propspek bagus," kata Nurcholis di sela penandatangan kerjasama antara Bank Muamalat dengan PT Sahid Inti Dinamika di Parang Garuda Ball Room Sahid Raya Hotel Yogyakarta, Jumat (7/9/2012).

Menurutnya Bank Muamalat tengah gencar melakukan ekspansi dalam pembiayaan dan akselerasi pemasaran. Hal ini juga disinkronkan dengan pemasaran kondotel dan apartemen di bawah kendali grup Sahid. "Kerjasama ini tidak lepas dari keinginan untuk memberikan nilai lebih dalam investasi, khususnya pembiayaan hunian," jelasnya.

Dikatakan Nurcholis, peluang investasi hunian di Yogyakarta masih terbuka lebar. Apalagi konsep apartemen dan kondominium, yang menjadi tren baru dalam investasi.

Presdir PT Sahid Inti Dinamika Exacty B Sryantoro mengatakan, kerjasama ini diharapkan bisa menarik investor untuk menanamkan investasi, khususnya di Sahid Yogya Lifestyle City. Nantinya akan dikembangkan apartemen dan kondotel, dari 135 kamar menjadi 319 kamar hotel.

"Sehingga nantinya di Sahid Hotel akan ada 400 kamar hotel dan sekitar 196 unit apartemen. Sekitar 30 persen untuk kondotel sudah laku," ujarnya.

Menurutnya Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan investasi dan properti yang cukup bagus. Sejak dipromosikan pada Juli lalu, sudah 30 persen terjual.

"Kondotel yang dibangun ini, nantinya berkonsep green building, dengan lokasi yang sangat strategis. Ini akan menjadi keunikan tersendiri bagi Sahid Yogya Lifestyle City. Sebab di bagian terdepan juga akan dilengkapi dengan mal dan fasilitas lainnya. Kita perkirakan proyek ini butuh dana Rp450 miliar," imbuhnya.

Menurutnya Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan eprtumbuhan investasi dan property yang cukup bagus. Sejak dipromosikan pada bulan Juli lalu, sudah 30% terjual.

Kondotel yang dibangun ini, nantinya berkonsep green building, dengan lokasi yang sangat strategis. Ini akan menjadi keunikan tersendiri bagi Sahid Jogja Lifestyle City. Sebab di bagian terdepan juga akan dilengkapi dengan mall dan fasilitas lainnya. “Kita perkirakan proyek ini butuh dana Rp450 miliar,” pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
23 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
3 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved