Diambil pemerintah, pihak asing lebih tenang

Sabtu, 08 September 2012 - 18:00 WIB
Diambil pemerintah,...
Diambil pemerintah, pihak asing lebih tenang
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo masih sulit untuk membicarakan perihal langkah pemerintah dalam proses divestasi 7 persen PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Pasalnya, kekalahan di Mahkamah Konstitusi (MK) membuat pemerintah cukup terbebani.

Tujuan pemerintah awalnya, menurut Agus adalah mengikuti apa yang ada dalam kontrak karya yang telah disusun pada periode sebelumnya ditandatangani atas persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Ketika Kontrak karya ditandatangani diminta persetujuan dengan DPR yang mengamanatkan bahwa divestasi untuk pemerintah, tetapi tidak berhasil dan selalu tidak diprioritaskan, mau jadi apa negara ini? saya pusing kepala juga," kata Agus, saat menghadiri ujian masuk CPNS Kementerian Keuangan, di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta, Sabtu (8/9/2012).

Dia mengatakan, kepemilikan saham itu hanya 7 persen merupakan swing share. Karena saham itu adalah akhir yang membuat 51 persen itu ada, dan negara akan menjaga integritasnya untuk hal itu. "Kalau negara pegang 7 persen itu negara akan jaga," ungkap Agus.

Agus menambahkan, pihak asing akan merasa tenang jika mayoritas saham dipegang negara. Mereka pun, menurutnya tinggal diyakinkan soal ketertiban dan taat azas, seperti membayar royalti.

"Si asing ini mesti dijaga, tetapi ada prisip supaya mengimplementasikan tata kelola yang baik," ucapnya.

Langkah kepemilikan saham tersebut, merupakan tujuan yang mulia. Namun saat di Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata pihak pemerintah mengalami kekalahan, dan Agus mengaku menghormati keputusan tersebut.

"Saya juga enggak ngerti kalah, walau empat hakim sudah medukung, saya hormati bahwa itu sudah kalah, dan belum tentu salah karena empat hakim MK menyampaikan opini tentang peran negara dalam mengelola bumi kekayaan Indonesia, memang negara harus berperan dan negara bukannya nasionalisasi," tutup Agus. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Vale Selesaikan Transaksi...
PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Menakar Pentingnya Divestasi...
Menakar Pentingnya Divestasi Saham Vale Indonesia
Gelontorkan Rp5,52 triliun,...
Gelontorkan Rp5,52 triliun, MIND ID Kempit 20% Saham Vale
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Divestasi PLTU Batu Bara di Minahasa Utara
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
19 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved