Pemerintah percepat stabilisasi harga garam
Kamis, 13 September 2012 - 12:01 WIB
Pemerintah percepat stabilisasi harga garam
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah berencana untuk menetapkan stabilisasi garam. Ini juga seiring dengan pengembangan ekonomi kerakyatan di Madura yang merupakan daerah sorotan pemerintah untuk percepatan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyebutkan bahwa Madura merupakan daerah penghasil garam terbanyak di Indonesia.
"Garam ini harus ada solusi. Tidak bisa begini terus garam produksi rakyat harga jatuh, nanti garam nggak ada garam impor, ini nggak bisa terus-terusan terjadi. Oleh sebab itu saya mengusulkan tersebut dengan stabilisasi harga garam, agar rakyat membeli dengan harga yang ditentukan," jelas Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Jika tidak ada stabilisasi, menurutnya petani garam sulit untuk mengembangkan produksinya. Disamping itu juga, garam impor juga terus akan dilakukan karena harga yang terlalu jatuh.
"Kan harga ditetapkan dengan kualitas tertentu Rp750. Oleh sebab itu ini dijaga. Dan PN garam ini harus diberdayakan agar membeli garam rakyat jangan sebentar-sebentar impor. Garam rakyat jadi stabilitasi harga garam produksi dibeli sehingga Perusahaan Negara (PN) garam membeli melalui program PUGAR (pemberdayaan usaha garam rakyat)," paparnya.
Lanjutnya, tugas ini sedang dikerjakan oleh Kementerian Pertanian seperti beras dan komoditas lain dalam bentuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyebutkan bahwa Madura merupakan daerah penghasil garam terbanyak di Indonesia.
"Garam ini harus ada solusi. Tidak bisa begini terus garam produksi rakyat harga jatuh, nanti garam nggak ada garam impor, ini nggak bisa terus-terusan terjadi. Oleh sebab itu saya mengusulkan tersebut dengan stabilisasi harga garam, agar rakyat membeli dengan harga yang ditentukan," jelas Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Jika tidak ada stabilisasi, menurutnya petani garam sulit untuk mengembangkan produksinya. Disamping itu juga, garam impor juga terus akan dilakukan karena harga yang terlalu jatuh.
"Kan harga ditetapkan dengan kualitas tertentu Rp750. Oleh sebab itu ini dijaga. Dan PN garam ini harus diberdayakan agar membeli garam rakyat jangan sebentar-sebentar impor. Garam rakyat jadi stabilitasi harga garam produksi dibeli sehingga Perusahaan Negara (PN) garam membeli melalui program PUGAR (pemberdayaan usaha garam rakyat)," paparnya.
Lanjutnya, tugas ini sedang dikerjakan oleh Kementerian Pertanian seperti beras dan komoditas lain dalam bentuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
(gpr)
Lihat Juga :