NIRO fokus 3 proyek senilai Rp2,1 T
Kamis, 13 September 2012 - 12:51 WIB
NIRO fokus 3 proyek senilai Rp2,1 T
A
A
A
Sindonews.com - Setelah resmi melantai di bursa pada hari ini, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) mengaku tengah menyeriusi pembangunan tiga proyek properti di tiga tempat berbeda yakni, Cirebon, Solo dan Sampit dengan nilai proyek mencapai Rp2,1 triliun.
"Ada tiga, yang satu di Cirebon, sudah berdiri shoping center dan sekarang sedang kita bagun hotelnya, di CSB mall. Kemudian di Solo, di Solo kita bangun shoping center, super blok berupa hotel, ruko dan juga convention center. Kemudian ada satu lagi yang kita bangun di kota sampit ada Hotel dan shoping center," ujar Direktur Utama NIRO, Andreas Karta Winata di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Alasan NIRO menarget wilayah-wilayah di Luar Jakarta sebagai area pembangunan proyek, adalah karena perseroan ingin menjadi icon dari kota tersebut.
"Kalau di Jakarta itu saya menyebutnya sebagai Red Sea. Sudah banyak perusahaan properti yang babak belur. Kalau di Daerah kan kita visi kita menjadi icon di daerah-daerah tersebut," ujar Andreas.
Sebelumnya, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Emiten ke 15 yang melakukan listing tahun ini di BEI tersebut dicatatkan dengan harga penawaran saham perdana Rp105 per lembarnya.
PT Nirvana Development Tbk dicatatkan dengan kode NIRO dan dibuka pada Rp175 atau naik 65 persen dari harga penawaran perdana yang dicatatkan.
"Ini adalah emiten ke 15 tahun ini di Bursa Efek Indonesia. Kami menyambut baik. Semoga calon-calon emiten dapat segera menyusul dapat IPO tahun ini," ujar Dirut BEI, Ito Warsito saat membuka listing perdana PT Nirvana Development Tbk, di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
"Ada tiga, yang satu di Cirebon, sudah berdiri shoping center dan sekarang sedang kita bagun hotelnya, di CSB mall. Kemudian di Solo, di Solo kita bangun shoping center, super blok berupa hotel, ruko dan juga convention center. Kemudian ada satu lagi yang kita bangun di kota sampit ada Hotel dan shoping center," ujar Direktur Utama NIRO, Andreas Karta Winata di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Alasan NIRO menarget wilayah-wilayah di Luar Jakarta sebagai area pembangunan proyek, adalah karena perseroan ingin menjadi icon dari kota tersebut.
"Kalau di Jakarta itu saya menyebutnya sebagai Red Sea. Sudah banyak perusahaan properti yang babak belur. Kalau di Daerah kan kita visi kita menjadi icon di daerah-daerah tersebut," ujar Andreas.
Sebelumnya, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Emiten ke 15 yang melakukan listing tahun ini di BEI tersebut dicatatkan dengan harga penawaran saham perdana Rp105 per lembarnya.
PT Nirvana Development Tbk dicatatkan dengan kode NIRO dan dibuka pada Rp175 atau naik 65 persen dari harga penawaran perdana yang dicatatkan.
"Ini adalah emiten ke 15 tahun ini di Bursa Efek Indonesia. Kami menyambut baik. Semoga calon-calon emiten dapat segera menyusul dapat IPO tahun ini," ujar Dirut BEI, Ito Warsito saat membuka listing perdana PT Nirvana Development Tbk, di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
(gpr)
Lihat Juga :