Hingga akhir tahun, NIRO target 50% saham terjual
Kamis, 13 September 2012 - 13:34 WIB
Hingga akhir tahun, NIRO target 50% saham terjual
A
A
A
Sindonews.com - Dalam listing perdana hari ini, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) mencatatkan penawaran listing perdana telah mencapai 6 miliar lembar saham atau sekitar 33 persen dari 18 miliar lembar saham. NIRO menargetkan penawaran bisa mencapai 50 persen hingga akhir tahun.
"Kita optimis bisa ya (mencapai penawaran hingga 50 persen) tercapai tahun ini. Kalo kondisi begini terus kita optimis," ujar Dirrektur Utama NIRO, Andreas Karta Winata di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Andreas mengungkapkan, saat ini NIRO mencatatkan proyeksi pendapatan dari IPO mencapai Rp630 miliar dari penjualan 6 miliar lembar saham. Jumlah tersebut sebagiannya dipergunakan untuk pembayaran utang perusahaan, sementara sisinya digunakan untuk membiayai proyek pembangunan yang dilakukan oleh anak perusahaan.
"Dari IPO ini sebagian digunakan untuk bayar utang perusahaan, sebagian lagi untuk membiayai proyek yang dilakukan anak usaha untuk mengembangkan usaha dalam berbagai bidang usaha, tetapi semua di bidang properti," sambungnya.
Andreas melanjutkan, sebenarnya total utang yang menjadi kewajiban perusahaan berjumlah Rp400 miliar. Hanya saja, dengan pertimbangan jatuh tempo yang sudah dekat maka perusahaan akan melakukan pembayaran sebagian besar uutang hingga akhir tahun, sementara sisanya dibayarkan dari hasil kegiatan usaha.
"Kita bayarkan sekitar Rp300 miliar. Total sih ada Rp400 miliar, yang mau diselesaikan Rp300 miliar. Nah, sisanya yang Rp100 miliar dibayar dari hasil kegiatan usaha perusahaan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sebelumnya, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Emiten ke 15 yang melakukan listing tahun ini di BEI tersebut dicatatkan dengan harga penawaran saham perdana Rp105 per lembarnya.
PT Nirvana Development Tbk dicatatkan dengan kode NIRO dan dibuka pada Rp175 atau naik 65 persen dari harga penawaran perdana yang dicatatkan.
"Ini adalah emiten ke 15 tahun ini di Bursa Efek Indonesia. Kami menyambut baik. Semoga calon-calon emiten dapat segera menyusul dapat IPO tahun ini," ujar Dirut BEI, Ito Warsito saat membuka listing perdana PT Nirvana Development Tbk, di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
"Kita optimis bisa ya (mencapai penawaran hingga 50 persen) tercapai tahun ini. Kalo kondisi begini terus kita optimis," ujar Dirrektur Utama NIRO, Andreas Karta Winata di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Andreas mengungkapkan, saat ini NIRO mencatatkan proyeksi pendapatan dari IPO mencapai Rp630 miliar dari penjualan 6 miliar lembar saham. Jumlah tersebut sebagiannya dipergunakan untuk pembayaran utang perusahaan, sementara sisinya digunakan untuk membiayai proyek pembangunan yang dilakukan oleh anak perusahaan.
"Dari IPO ini sebagian digunakan untuk bayar utang perusahaan, sebagian lagi untuk membiayai proyek yang dilakukan anak usaha untuk mengembangkan usaha dalam berbagai bidang usaha, tetapi semua di bidang properti," sambungnya.
Andreas melanjutkan, sebenarnya total utang yang menjadi kewajiban perusahaan berjumlah Rp400 miliar. Hanya saja, dengan pertimbangan jatuh tempo yang sudah dekat maka perusahaan akan melakukan pembayaran sebagian besar uutang hingga akhir tahun, sementara sisanya dibayarkan dari hasil kegiatan usaha.
"Kita bayarkan sekitar Rp300 miliar. Total sih ada Rp400 miliar, yang mau diselesaikan Rp300 miliar. Nah, sisanya yang Rp100 miliar dibayar dari hasil kegiatan usaha perusahaan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sebelumnya, PT Nirvana Development Tbk (NIRO) telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Emiten ke 15 yang melakukan listing tahun ini di BEI tersebut dicatatkan dengan harga penawaran saham perdana Rp105 per lembarnya.
PT Nirvana Development Tbk dicatatkan dengan kode NIRO dan dibuka pada Rp175 atau naik 65 persen dari harga penawaran perdana yang dicatatkan.
"Ini adalah emiten ke 15 tahun ini di Bursa Efek Indonesia. Kami menyambut baik. Semoga calon-calon emiten dapat segera menyusul dapat IPO tahun ini," ujar Dirut BEI, Ito Warsito saat membuka listing perdana PT Nirvana Development Tbk, di Gedung BEI Jakarta, Kamis (13/9/2012).
(gpr)
Lihat Juga :