Zong Qinghou, si raja minuman dari negeri panda

Rabu, 26 September 2012 - 12:36 WIB
Zong Qinghou, si raja...
Zong Qinghou, si raja minuman dari negeri panda
A A A
Sindonews.com - Di tengah penurunan jumlah kekayaan miliarder di China untuk pertama kali dalam tujuh tahun terakhir, chairman sekaligus pendiri perusahaan minuman Wahaha Group, Zong Qinghou, justru berhasil menjadi orang terkaya di Negeri Panda versi Hurun Report.

Zong yang kini berusia 67 tahun tersebut memiliki kekayaan sebesar 80 miliar yuan (USD12,6 miliar) atau naik dari USD10,7 miliar pada tahun lalu. Kekayaan tersebut membawanya ke posisi teratas daftar orang kaya di China menggeser Liang Wengen, pemilik bisnis permesinan, Sany. Co founderSany Heavy Industries itu memiliki kekayaan sebesar 46 miliar yuan. Kekayaan Zong diperoleh setelah perusahaannya membukukan penjualan 23% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2011 lalu.

Kenaikan penjualan produsen minuman ketiga terbesar Negeri Panda tersebut juga, secara otomatis mendorong peningkatan jumlah aset pribadi Zong sebesar 12 miliar yuan. Untuk mempertahankan kesuksesannya di Wahaha, Zong mengaku sedang mempertimbangkan akuisisi global guna membangun jaringan distribusi di luar negeri. Dia membidik pasar ekspor karena menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi Beijing melambat serta maraknya persaingan di negara tersebut.

Menurut Chairman Bidang Bisnis Internasional Wahaha, Kelly Zong,perusahaan kini tengah bekerja sama dengan bank-bank investasi untuk mengidentifikasi tawaran mengenai usaha makanan dan minuman di Eropa dan Australia.

Sekadar informasi, Wahaha mendapatkan keuntungan dari dekade pertumbuhan ekonomi yang pesat di China, sehingga perusahaan tersebut memiliki sekitar 60 pabrik di 29 provinsi di China.

“Zong telah membuat dirinya miliarder dengan tinggal di industri yang tepat, memosisikan Wahaha dengan baik sehingga pada akhirnya merebut peluang pertumbuhan di kota-kota China yang lebih kecil,” ujar analis Capital Securities Corp Shanghai Zhang Lu, dilansir Morningwhistle.com.

Dia menambahkan, mengingat fakta bahwa Wahaha sudah menjadi merek terkenal di dalam negeri, cara Zong membeberkan jumlah saham dan kekayaannya akan membantu meningkatkan profil global baik untuk Wahaha maupun untuk pemiliknya.

Tahun lalu Wahaha berencana membuka 100 butik di pusat perbelanjaan dalam 3–5 tahun mendatang. Adapun lokasinya, selain Hangzhou di China Timur, beberapa kota juga tengah dipertimbangkan. Wahaha juga sedang memikirkan mode operasi yang akan dikombinasikan dari sewa dan bangunan sendiri.

Namun, menurut Zong, rencana tersebut bukan investasi dalam bidang real estate komersial, melainkan sebagai jalan keluar dari eksploitasi para peritel manufaktur sehingga dengan membuka toko sendiri dia bisa mengendalikan ritel.

Dalam daftar orang terkaya versi Hurun Report, di peringkat kedua miliarder terkaya China terdapat chairman sekaligus Presiden Direktur Dalian Wanda Group, Wang Jianlin. Kekayaan pribadinya meningkat 44% menjadi USD10,3 miliar pada tahun lalu.

Pada awal September tahun lalu, Wang mengejutkan industri hiburan dengan perolehan keuntungan sebesar USD2,6 miliar dari akuisisi jaringan bioskop terbesar asal Amerika Serikat (AS), AMC Entertainment.

Meski begitu, bisnis inti Wanda tetap pada properti, terutama pusat perbelanjaan yang pada tahun lalu memiliki omzet sebesar USD16 miliar. Di peringkat ketiga adalah pendiri dan chief executive officer (CEO) perusahaan pencarian internet China Baidu, Robin Li, dengan memiliki kekayaan 51 miliar yuan (USD8 miliar).

Sebelumnya Li juga dinobatkan menjadi orang nomor satu sebagai CEO terbaik 2012 versi Forbes China. Pada posisi keempat ditempati oleh Yan Bin,yakni pendiri Reignwood Group, dengan kekayaan sebesar USD7,9 miliar. Yan memegang hak cipta minuman energi Red Bull di China,serta memiliki investasi dalam bidang properti tahun ini sebesar USD200 juta di London.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kekayaan Kaisar Rusia...
Kekayaan Kaisar Rusia Tsar Nicholas II, Salah Satu Pria Terkaya di Dunia
Profil Munib Al Masri,...
Profil Munib Al Masri, Orang Terkaya di Palestina yang Peduli dengan Kesejahteraan Wilayahnya
Baru 18 Tahun Punya...
Baru 18 Tahun Punya Harta Rp51,8 Triliun, Ini 15 Miliarder Muda Terkaya di Dunia
10 Tokoh Terkaya di...
10 Tokoh Terkaya di Indonesia Tahun 2020, Versi Forbes
Profil Larry Ellison,...
Profil Larry Ellison, Miliarder Yahudi Terkaya Versi Forbes 2023
Adu Tajir Triliuner...
Adu Tajir Triliuner Islam, Nasrani, Hindu, hingga Yahudi: Juaranya Punya Harta Rp3.514 Triliun
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
37 menit yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
52 menit yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
1 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
1 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
2 jam yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved