Sepuluh komoditas dapat fasilitas safeguard

Kamis, 27 September 2012 - 17:37 WIB
Sepuluh komoditas dapat...
Sepuluh komoditas dapat fasilitas safeguard
A A A
Sindonews.com - Banyaknya komoditas dalam negeri yang menderita kerugian akibat masuknya barang impor membuat sejumlah komoditas tersebut harus mendapat tindakan pengamanan perdagangan (safeguard). Sayangnya, dari 20 komoditas yang diajukan baru 10 Komoditas yang mendapat safeguard.

Sepuluh komoditas yang mendapat safeguard di antaranya, ceramic tableware, pemanis buatan, paku, kawat bendrat, kawat seng, tali kawat baja, kain tenun dari kapas, benang kapas selain benang jahit dan terpal serat sintetis selain awning dan tirai matahari.

Wakil Ketua Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) Joko Wiyono mengatakan, pengajuan safeguard tak hanya karena alasan kerugian, namun bisa diajukan jika terjadi lonjakkan arus impor pada komoditas tertentu. Pengajuan safeguard ini bisa dilakukan satu atau lebih perusahaan. Syaratnya produksi dari perusahaan tersebut sekitar 20 persen dari total produksi nasional.

“Komoditas yang diajukan safeguard mayoritas berupa produk pertanian, perikanan dan juga manufaktur,” ujar Joko kepada wartawan di Surabaya, Kamis (27/9/2012).

Dia menjelaskan, sebuah komoditas mendapat safeguard adalah komoditas tersebut terkena Bea Masuk Tindakkan Pengamanan (BMTP). Safeguard sendiri merupakan instrumen yang dapat digunakan setiap negara anggota World Trade Organization (WTO) demi mengamankan produsen dalam negeri akibat arus impor.

Tindakan safeguard dilakukan melalui pengenaan tarif tambahan, pembatasan kuota impor maupun keduanya. Kebijakkan ini berlaku selama 5 tahun. Dia menambahkan, pengajuan safeguard ini dilakukan melalui Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI). Selanjutnya, KPPI akan melakukan penyelidikan sebelum komoditas sejenis yang diajukan itu benar-benar mendapat safeguard.

Sementara itu, data Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan, paku mendapat tindakan safeguard memiliki kinerja yang cukup baik. Pada tahun 2008, impor paku mencapai 33.289.717 kilogram (kg), namun pada tahun 2010 turun menjadi 2.575.860 kg. Kemudian, kapasitas produksi paku secara nasional juga mulai tumbuh hingga 30 persen. Kemudian terjadi penambahan dua pabrik dan telah mampu melakukan ekspor.

Sedangkan, Volume impor ceramic tableware pada tahun 2005 mencapai 45.034.000 kg. Setelah mendapat tindakan safeguard pada 2010 turun menjadi 12.479.588 kg. Adapun kapasitas produksi komoditas ceramic tableware mencapai 20 persen dan penjualan juga meningkat sebesar 45 persen. Bahkan, perusahaan juga telah mampu meningkatkan jumlah tenaga kerja sebesar 23 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
25 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
48 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
3 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved