DIY ajukan penambahan kuota BBM bersubsidi

Selasa, 02 Oktober 2012 - 19:25 WIB
DIY ajukan penambahan...
DIY ajukan penambahan kuota BBM bersubsidi
A A A
Sindonews.com - Yogyakarta mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pengajuan dilakukan, setelah terjadi kesepakatan antara pemerintah dan DPR pada pertengahan September lalu untuk menambah kuota BBM bersubsidi nasional sebesar 4,04 juta kiloliter (kl).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY Rani Syamsinarsi mengatakan, pengajuan tambahan kuota telah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Kita ajukan tambahan menjadi 486 ribu kl seperti estimasi kebutuhan, kalau disetujui sudah tidak ada masalah lagi," tandasnya seusai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Yogyakarta, Selasa (2/10/2012).

Hanya saja permintaan tambahan tersebut hingga kini belum mendapatkan respons secara resmi. Hanya saja mempertimbangkan penambahan kuota secara nasional, maka diprediksikan tidak akan ada lagi persoalan kekurangan BBM bersubsidi hingga akhir tahun mendatang.

Dengan pengajuan yang dilakukan, saat ini kebijakan pembatasan distribusi yang diberlakukan mulai 1 September lalu sementara tidak diberlakukan. "Ya kembali seperti estimasi yang sudah dilakukan," tukas dia.

Dia menjelaskan, saat ini DIY hanya mendapatkan kuota 462 ribu kl BBM bersubsidi. Sementara dari estimasi perhitungan kebutuhan BBM bersubsidi di DIY untuk tahun ini mencapai 486 ribu kl. Selisih sebesar 24 ribu kl tersebutlah yang diajukan ke pemerintah pusat agar distribusi hingga akhir tahun mendatang tidak bermasalah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
13 menit yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
59 menit yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
1 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
1 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
4 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved