Penyelundupan minyak di Kepri tanggung jawab Pertamina

Rabu, 03 Oktober 2012 - 19:49 WIB
Penyelundupan minyak...
Penyelundupan minyak di Kepri tanggung jawab Pertamina
A A A
Sindonews.com - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menegaskan minyak mentah yang diangkut oleh Kapal MT Martha Global yang baru-baru ini ditangkap oleh Bea Cukai di Kepulauan Riau bukanlah tanggung jawab BP Migas.

Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas BP Migas Hadi Prasetyo mengatakan terdapat dua institusi yang bertanggung jawab mengelola minyak mentah (crude oil) di Indonesia yaitu BP Migas dan Pertamina.

“Minyak mentah yang diangkut oleh Kapal MT Martha Global kepemilikan dan tanggung jawabnya sudah beralih ke Pertamina selaku offtaker,” ujar Hadi kepada Sindonews, Rabu (03/10/2012).

Dia menambahkan, tanggung jawab BP Migas atas penjualan minyak mentah bagian negara hanya sampai pada titik serah yaitu di Terminal Dumai dan sudah diserahterimakan pada tanggal 17 September 2012. Selanjutnya, minyak mentah ini diangkut oleh Kapal MT Martha Global yang disewa Pertamina.

Kapal yang membawa sekitar 200 ribu barel minyak mentah ini seharusnya bertolak ke Balongan. Akan tetapi, pada tanggal 19 September 2012, kapal ini ditahan oleh Bea Cukai di Perairan Tanjung Berakit, Karimun, karena diduga akan membawa minyak mentah keluar wilayah Indonesia tanpa dilindungi dokumen ekspor yang sah.

Bea Cukai juga telah menangkap dua kapal lain yaitu MT Shakti dan MT Honet. Hadi juga menegaskan kedua kapal ini bukanlah kapal yang lazim dipakai oleh industri hulu migas.

“Kapal ini memiliki kapasitas yang kecil dan tidak lazim dipakai oleh industri hulu migas. Pada umumnya, kapasitas kapal yang dipakai untuk mengangkut minyak mentah paling kecil 200 ribu barel,” katanya.

Melalui penangkapan kapal MT Shakti dan MT Honet ini, penegak hukum diharapkan dapat menelusuri pemilik kapal serta tujuan pengiriman minyak mentah tersebut. "BP Migas mendukung dan siap membantu penegak hukum menyelidiki kasus tersebut sampai tuntas," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minyak Goreng Langka,...
Minyak Goreng Langka, Pelaku Industri Bilang yang Perlu Diawasi Distributor
Pengusaha Tepis Isu...
Pengusaha Tepis Isu Penyelundupan Minyak Goreng dari DMO
Stok Minyak Goreng Melimpah...
Stok Minyak Goreng Melimpah tapi Langka di Pasaran, Mendag: Barangnya Ada di Mana?
Selundupkan BBM Bersubsidi...
Selundupkan BBM Bersubsidi dari Talaud, Pria Ini Diamankan Resmob Polres Bitung
Konvoi 40 Truk Militer...
Konvoi 40 Truk Militer AS Diduga Angkut Gandum Curian dari Suriah
Hendak Diselundupkan...
Hendak Diselundupkan ke Lampung, 81 Ton BBM Ilegal Disita Polisi
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
40 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved