Bank BJB jual ORI 009 Rp169 Miliar
Senin, 08 Oktober 2012 - 17:24 WIB
Bank BJB jual ORI 009 Rp169 Miliar
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk berhasil melakukan penjualan obligasi ritel indonesia (ORI) 009 senilai Rp169,2 miliar atau lebih besar dari target awal sebesar Rp150 miliar.
Pemimpin Divisi Treasury Bank BJB Toto Susanto mengatakan, sampai batas akhir penjualan ORI 009 pada Jumat (5/10/2012), Bank BJB mampu melepas ORI senilai Rp169,2 miliar. Penjualan ORI 009 dimulai pada 21 September 2012 dan berakhir pada 5 Oktober 2012 lalu.
“Penjualan ORI 009 melebihi target kami sebesar Rp150 miliar. Ini menunjukkan kepercayaan nasabah terhadap Bank BJB,” kata Toto Susanto di Bandung, Senin (8/10/2012).
Diakui dia, serapan ORI 009 dari Bank BJB hampir merata di semua cabang Bank BJB, mulai di Jabar, Banten, Jakarta, termasuk luar Jawa, seperti Medan. Diakui dia, serapan ORI 009, terbesar dari wilayah Jakarta, Bandung dan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten.
Pembeli ORI 009 sebagiannya dalam bentuk fresh money (dana segar). Sedangkan lainnya, pemindahan deposito. Menurut Toto, penjualan ORI telah diprediksi akan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
ORI menawarkan suku bunga kompetitif, yaitu 6,25 persen dengan jangka waktu tiga tahun. Obligasi ini juga dijamin oleh pemerintah, sehingga nasabah tidak perlu khawatir atas simpanannya. Ketertarikan masyarakat terhadap ORI dikarenakan bunganya lebih besar ketimbang produk deposito dengan bunga pada kisaran 5,5-6 persen.
Selain itu, keberhasilan penjualan ORI 009 oleh Bank BJB tak lepas dari promosi yang dilakukan Bank BJB beberapa waktu lalu. Selain itu, Bank BJB telah memasarkan ORI sejak beberapa tahun silam.
Pihaknya, cukup berpengalaman dalam menjual surat berharga itu. Walaupun, tahun sebelumnya, Bank BJB melakukan penjualan ORI 004 sampai ORI 008 sebagai subagen dari bank lainnya.
“Penjualan ORI 008, kami hanya mampu melepas obligasi senilai Rp5 miliar. Itu karena, kami masih menjadi subagent. Lain halnya dengan ORI 009, kami dipercaya menjadi agen menjual ORI secara langsung oleh pemerintah,” beber Toto.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberi kepercayaan kepada Babk BJB sebagai agen penjualan ORI 009 bersama 21 lembaga lainnya. Obligasi tersebut, dijual dengan batas minimal Rp5 juta, pecahan Rp1 juta.
Setiap nasabah, hanya diperkenankan membeli ORI 009 maksimal Rp3 miliar. Selama tiga tahun, nasabah akan mendapat kupon setiap bulannya. Surat berharga ORI 009, bisa digadaikan untuk kebutuhan uang dalam jangka waktu tertentu.
Pemimpin Divisi Treasury Bank BJB Toto Susanto mengatakan, sampai batas akhir penjualan ORI 009 pada Jumat (5/10/2012), Bank BJB mampu melepas ORI senilai Rp169,2 miliar. Penjualan ORI 009 dimulai pada 21 September 2012 dan berakhir pada 5 Oktober 2012 lalu.
“Penjualan ORI 009 melebihi target kami sebesar Rp150 miliar. Ini menunjukkan kepercayaan nasabah terhadap Bank BJB,” kata Toto Susanto di Bandung, Senin (8/10/2012).
Diakui dia, serapan ORI 009 dari Bank BJB hampir merata di semua cabang Bank BJB, mulai di Jabar, Banten, Jakarta, termasuk luar Jawa, seperti Medan. Diakui dia, serapan ORI 009, terbesar dari wilayah Jakarta, Bandung dan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten.
Pembeli ORI 009 sebagiannya dalam bentuk fresh money (dana segar). Sedangkan lainnya, pemindahan deposito. Menurut Toto, penjualan ORI telah diprediksi akan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
ORI menawarkan suku bunga kompetitif, yaitu 6,25 persen dengan jangka waktu tiga tahun. Obligasi ini juga dijamin oleh pemerintah, sehingga nasabah tidak perlu khawatir atas simpanannya. Ketertarikan masyarakat terhadap ORI dikarenakan bunganya lebih besar ketimbang produk deposito dengan bunga pada kisaran 5,5-6 persen.
Selain itu, keberhasilan penjualan ORI 009 oleh Bank BJB tak lepas dari promosi yang dilakukan Bank BJB beberapa waktu lalu. Selain itu, Bank BJB telah memasarkan ORI sejak beberapa tahun silam.
Pihaknya, cukup berpengalaman dalam menjual surat berharga itu. Walaupun, tahun sebelumnya, Bank BJB melakukan penjualan ORI 004 sampai ORI 008 sebagai subagen dari bank lainnya.
“Penjualan ORI 008, kami hanya mampu melepas obligasi senilai Rp5 miliar. Itu karena, kami masih menjadi subagent. Lain halnya dengan ORI 009, kami dipercaya menjadi agen menjual ORI secara langsung oleh pemerintah,” beber Toto.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberi kepercayaan kepada Babk BJB sebagai agen penjualan ORI 009 bersama 21 lembaga lainnya. Obligasi tersebut, dijual dengan batas minimal Rp5 juta, pecahan Rp1 juta.
Setiap nasabah, hanya diperkenankan membeli ORI 009 maksimal Rp3 miliar. Selama tiga tahun, nasabah akan mendapat kupon setiap bulannya. Surat berharga ORI 009, bisa digadaikan untuk kebutuhan uang dalam jangka waktu tertentu.
(rna)
Lihat Juga :