IHSG berusaha mempertahankan diri
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 08:00 WIB
IHSG berusaha mempertahankan diri
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali mempertahankan posisinya agar tidak mengalami penurunan. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.249-4.268 dan resistance 4.292-4300.
Menurut Analis Trust Securities Reza Priyambada, IHSG kembali mencoba reversal meski masih di bawah area overbought dan kembali mempertahankan posisinya agar tidak turun lebih dalam sehingga tetap memberikan peluang masuk ke dalam tren kenaikan jangka panjang.
"Namun sebaiknya tetap memperhatikan kondisi dan sentimen di luar. Bila sentimen dari global mulai membaik maka bukan tidak mungkin IHSG masih dapat mengalami rebound," katanya di Jakarta, Jumat (12/10/2012).
Sementara dari bursa saham Eropa mengalami rebound seiring lonjakan pada saham-saham peritel seperti, Burberry Group yang naik 6,5 persen setelah mengalami peningkatan penjualan pada semester pertama tahun ini.
Selain itu saham Carrefour yang juga menguat setelah mengalami peningkatan penjualan di kuartal ketiga dengan dukungan dari Asia dan Amerika Latin. "Meskipun demikian, pelaku pasar masih sedikit khawatir dengan pemangkasan peringkat Spanyol," ungkapnya.
Bila dilihat dari bursa saham Amerika Serikat diharapkan dapat mengikuti pergerakan bursa saham Eropa yang mulai mengalami rebound. Diharapkan reli saham-saham ritel Eropa akan memicu reli saham-saham ritel di Amerika Serikat sehingga membuka peluang rebound-nya bursa saham AS.
"Akan tetapi, perlu diingat bahwa AS nanti malam akan dirilis klaim pengangguran dan consumer confidence. Oleh karena itu, pergerakan dimungkinkan akan bervariatif," tukas Reza.
Menurut Analis Trust Securities Reza Priyambada, IHSG kembali mencoba reversal meski masih di bawah area overbought dan kembali mempertahankan posisinya agar tidak turun lebih dalam sehingga tetap memberikan peluang masuk ke dalam tren kenaikan jangka panjang.
"Namun sebaiknya tetap memperhatikan kondisi dan sentimen di luar. Bila sentimen dari global mulai membaik maka bukan tidak mungkin IHSG masih dapat mengalami rebound," katanya di Jakarta, Jumat (12/10/2012).
Sementara dari bursa saham Eropa mengalami rebound seiring lonjakan pada saham-saham peritel seperti, Burberry Group yang naik 6,5 persen setelah mengalami peningkatan penjualan pada semester pertama tahun ini.
Selain itu saham Carrefour yang juga menguat setelah mengalami peningkatan penjualan di kuartal ketiga dengan dukungan dari Asia dan Amerika Latin. "Meskipun demikian, pelaku pasar masih sedikit khawatir dengan pemangkasan peringkat Spanyol," ungkapnya.
Bila dilihat dari bursa saham Amerika Serikat diharapkan dapat mengikuti pergerakan bursa saham Eropa yang mulai mengalami rebound. Diharapkan reli saham-saham ritel Eropa akan memicu reli saham-saham ritel di Amerika Serikat sehingga membuka peluang rebound-nya bursa saham AS.
"Akan tetapi, perlu diingat bahwa AS nanti malam akan dirilis klaim pengangguran dan consumer confidence. Oleh karena itu, pergerakan dimungkinkan akan bervariatif," tukas Reza.
(gpr)
Lihat Juga :