Tukar guling saham, BEI deadline BNBR 1 pekan

Jum'at, 12 Oktober 2012 - 18:06 WIB
Tukar guling saham,...
Tukar guling saham, BEI deadline BNBR 1 pekan
A A A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi batas waktu (deadline) bagi PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) hingga pekan depan untuk memberikan keterangan resmi perihal kabar tukar guling saham BUMI Plc-PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang berkembang menyusul pertemuan BNBR dan BUMI Plc di Singapura.

"Deadline memberi penjelasan paling lama seminggu ke depan," terang Direktur Penilain Perusahaan BEI, Hoesen saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (12/10/2012).

Batas waktu itu sendiri, kata Hoesen, menyusul surat resmi yang disampaikan BEI kepada BNBR untuk segera melaporkan keterbukaan informasi perihal hasil pertemuan BUMI Plc dengan BNBR, dimana salah satunya berisi tentang rencana tukar guling kepemilikan saham BUMI Plc-BUMI.

"Sehubungan berita itu (tukar guling kepemilikan saham BUMI Plc-BUMI), kita minta klarifikasi ke BNBR, sebagai induk usaha (BUMI). Kita minta penjelasan informasi yang ada di media. Soal transaksi itu ya," tandasnya.

Manajemen Borneo dalam laporannya kepada BEI menyatakan, berdasarkan pengumuman dari Bumi Plc yang berkaitan dengan BNBR dan Long Haul Holdings Limited bahwa perseroan telah melakukan diskusi dengan kedua pihak, yang mencermati pembubaran kepemilikan saham di Borneo BUMI, dimana Borneo dan Grup Bakrie memegang investasi di Bumi Plc.

Jika penawaran penukaran saham BUMI oleh Grup Bakrie diterima oleh Bumi Plc, maka Grup Bakrie akan menukar seluruh saham kepemilikannya di Bumi Plc dengan saham BUMI, yang dimiliki Bumi Plc. Ini menyebabkan pembubaran kepemilikan saham dari Borneo Bumi dan Bumi Borneo serta peningkatan kepemilikan saham di Bumi oleh Borneo dan kepemilikan saham lainnya secara proporsional.

Dengan demikian, Borneo akan melanjutkan partisipasinya di Bumi dan Samin Tan akan menjadi pemimpin di Bumi Plc. Selanjutnya, Borneo dan Grup Bakrie akan melakukan negosiasi aturan dari pembubaran kepemilikan saham, meliputi pemulihan investasi awal yang dilakukan Borneo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
13 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
44 menit yang lalu
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
55 menit yang lalu
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
1 jam yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
1 jam yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved