Sesi I, IHSG tertekan hingga 18 poin
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 12:30 WIB
Sesi I, IHSG tertekan hingga 18 poin
A
A
A
Sindonews.com - Akibat pelaku pasar melakukan profit taking, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah 18 poin. Hal ini disinyalir akibat terus tertekannya bursa Asia.
IHSG, pada akhir sesi I perdagangan Jumat (19/10/2012) melemah 18,9 poin atau 0,43 persen menjadi 4.338,04. LQ45 turun 3,03 poin atau 0,4 persen jadi 752,6.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,6 triliun dengan volume sebesar 2,7 miliar lembar saham. Sebanyak 129 saham melemah, 78 saham menguat, dan 102 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks sahamm mayoritas melemah. Sektor tambang turun 13,35 poin atau 0,69 persen, sektor agri turun 6,7 poin atau 0,3 persen tapi sektor konsumsi masih menguat 2,01 poin atau 0,12 persen.
Sementara saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 ke Rp51.150, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp150 ke Rp7.350, dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp150 ke Rp2.350.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp21.750, PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) turun Rp300 ke Rp2.500 dan PT Hero Supermarket Tbk (HERO) turun Rp300 ke Rp3.725.
Indeks Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng naik 37,68 poin atau 0,18 persen ke 21.556,39, Nikkei naik 3,59 poin atau 0,04 persen ke 8.986,4 tapi Strait Times turun 9,04 poin atau 0,3 persen ke 3.051.
IHSG, pada akhir sesi I perdagangan Jumat (19/10/2012) melemah 18,9 poin atau 0,43 persen menjadi 4.338,04. LQ45 turun 3,03 poin atau 0,4 persen jadi 752,6.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,6 triliun dengan volume sebesar 2,7 miliar lembar saham. Sebanyak 129 saham melemah, 78 saham menguat, dan 102 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks sahamm mayoritas melemah. Sektor tambang turun 13,35 poin atau 0,69 persen, sektor agri turun 6,7 poin atau 0,3 persen tapi sektor konsumsi masih menguat 2,01 poin atau 0,12 persen.
Sementara saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 ke Rp51.150, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp150 ke Rp7.350, dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp150 ke Rp2.350.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp21.750, PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) turun Rp300 ke Rp2.500 dan PT Hero Supermarket Tbk (HERO) turun Rp300 ke Rp3.725.
Indeks Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng naik 37,68 poin atau 0,18 persen ke 21.556,39, Nikkei naik 3,59 poin atau 0,04 persen ke 8.986,4 tapi Strait Times turun 9,04 poin atau 0,3 persen ke 3.051.
(gpr)
Lihat Juga :