Beli Inalum, pemerintah akan dirikan BUMN baru
Kamis, 25 Oktober 2012 - 10:14 WIB
Beli Inalum, pemerintah akan dirikan BUMN baru
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah merencanakan akan mendirikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru untuk membeli dan mengelola PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
"Iya, bisa BUMN baru," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/10/2012) malam.
Namun, wacana ini masih akan dirundingkan dengan DPR terlebih dahulu untuk memastikan proses yang terbaik. Opsi lainnya, pemerintah juga bisa membeli langsung Inalum tanpa membuat BUMN baru.
"Memang di dalam persetujuan, dikatakan bahwa yang harus melakukan itu adalah pemerintah. Jadi, kita akan pelajari dulu apakah pemerintah akan mendirikan BUMN atau langsung membelinya," tambah Menkeu.
Agus menilai, industri alumunium sangat strategis di Indonesia. Pasalnya, industri aluminium merupakan bentuk hilirisasi dari bahan mentah alumina. Selain itu, industri ini juga dapat menjadi perusahaan pelat merah yang independen.
"Artinya di kementerian BUMN karena industri almunium cukup strategis dan nilainya juga baik dan satu bentuk hilirisasi. Jadi saat ini belum ada padanannya jadi bisa kita jadikan itu sebagai BUMN yang independen," jelasnya.
Proses pembelian Inalum oleh pemerintah mendapat kepastian setelah mendapat persetujuan DPR. Dalam anggaran yang dirancangnya, pemerintah menyediakan dana sebesar Rp2 triliun pada tahun ini dan Rp5 triliun di tahun 2013 untuk membeli Inalum.
"Iya, bisa BUMN baru," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/10/2012) malam.
Namun, wacana ini masih akan dirundingkan dengan DPR terlebih dahulu untuk memastikan proses yang terbaik. Opsi lainnya, pemerintah juga bisa membeli langsung Inalum tanpa membuat BUMN baru.
"Memang di dalam persetujuan, dikatakan bahwa yang harus melakukan itu adalah pemerintah. Jadi, kita akan pelajari dulu apakah pemerintah akan mendirikan BUMN atau langsung membelinya," tambah Menkeu.
Agus menilai, industri alumunium sangat strategis di Indonesia. Pasalnya, industri aluminium merupakan bentuk hilirisasi dari bahan mentah alumina. Selain itu, industri ini juga dapat menjadi perusahaan pelat merah yang independen.
"Artinya di kementerian BUMN karena industri almunium cukup strategis dan nilainya juga baik dan satu bentuk hilirisasi. Jadi saat ini belum ada padanannya jadi bisa kita jadikan itu sebagai BUMN yang independen," jelasnya.
Proses pembelian Inalum oleh pemerintah mendapat kepastian setelah mendapat persetujuan DPR. Dalam anggaran yang dirancangnya, pemerintah menyediakan dana sebesar Rp2 triliun pada tahun ini dan Rp5 triliun di tahun 2013 untuk membeli Inalum.
(gpr)
Lihat Juga :