Setelah dibeli Pemerintah, Inalum akan listing
Kamis, 25 Oktober 2012 - 10:17 WIB
Setelah dibeli Pemerintah, Inalum akan listing
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah berencana akan mengarahkan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) segera setelah proses pembelian perusahaan produsen alumunium tersebut terselesaikan.
Bahkan, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebut adanya kemungkinan Inalum juga listing di luar negeri.
"Yang saya inginkan kalau satu industri ada di Indonesia, seandainya dia ingin melakukan listing di luar negeri maka harus melakukan listing di Indonesia lebih dulu. Jadi itu yang diarahkan pemerintah," jelasnya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/10/2012) malam.
Proses pembelian Inalum telah dipastikan pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR. Dalam anggaran yang dirancang, pemerintah menyediakan dana Rp2 triliun pada tahun ini dan Rp5 triliun di tahun 2013 untuk membeli Inalum. Dukungan DPR ini disambut baik oleh Agus.
"Kalau inalum kita gembira karena 2 tahun berturut-turut kita dapat dukungan DPR menyusun perolehan anggaran Rp7 trilun untuk melakukan pengambilalihan inalum," jelasnya.
Akan tetapi, Agus menambahkan, cara pembelian Inalum masih akan dirundingkan terlebih dahulu dengan DPR untuk memastikan cara yang terbaik. Selain membeli Inalum lewat pendirian BUMN baru, pemerintah juga dapat membeli secara langsung.
"Memang di dalam persetujuan dikatakan bahwa yang harus melakukan itu adalah pemerintah. jadi kita akan pelajari apakah pemerintah akan mendirikan BUMN atau langsung membeli," pungkasnya.
Bahkan, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebut adanya kemungkinan Inalum juga listing di luar negeri.
"Yang saya inginkan kalau satu industri ada di Indonesia, seandainya dia ingin melakukan listing di luar negeri maka harus melakukan listing di Indonesia lebih dulu. Jadi itu yang diarahkan pemerintah," jelasnya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/10/2012) malam.
Proses pembelian Inalum telah dipastikan pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR. Dalam anggaran yang dirancang, pemerintah menyediakan dana Rp2 triliun pada tahun ini dan Rp5 triliun di tahun 2013 untuk membeli Inalum. Dukungan DPR ini disambut baik oleh Agus.
"Kalau inalum kita gembira karena 2 tahun berturut-turut kita dapat dukungan DPR menyusun perolehan anggaran Rp7 trilun untuk melakukan pengambilalihan inalum," jelasnya.
Akan tetapi, Agus menambahkan, cara pembelian Inalum masih akan dirundingkan terlebih dahulu dengan DPR untuk memastikan cara yang terbaik. Selain membeli Inalum lewat pendirian BUMN baru, pemerintah juga dapat membeli secara langsung.
"Memang di dalam persetujuan dikatakan bahwa yang harus melakukan itu adalah pemerintah. jadi kita akan pelajari apakah pemerintah akan mendirikan BUMN atau langsung membeli," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :