PT BBS incar gas Lapangan jambaran

Minggu, 28 Oktober 2012 - 19:29 WIB
PT BBS incar gas Lapangan...
PT BBS incar gas Lapangan jambaran
A A A
Sindonews.com – PT Bangun Bangkit Sarana (BBS), badan usaha milik daerah Bojonegoro, ingin mendapatkan pasokan gas bumi dari lapangan Jambaran di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Pasokan gas bumi itu dibutuhkan untuk pabrik urea yang akan didirikan oleh PT BBS bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia – dulu dikenal sebagai PT Pupuk Sriwijaya (Pusri).

“Gas bumi itu diperlukan untuk mendukung pabrik urea di Bojonegoro,” ujar Direktur Utama PT BBS, Dedy Afidick kepada SINDO di Brojonegoro akhir pekan lalu.

Pasokan gas bumi yang diperlukan untuk mendukung pabrik urea itu sekitar 85-90 juta kaki kubik per hari. Pasokan gas itu diperlukan selama kurang lebih 12 tahun. Sementara, cadangan gas bumi yang tersimpan di lapangan Jambaran diperkirakan mencapai 300 juta kaki kubik per hari. Sedangkan, cadangan gas bumi yang tersimpan di lapangan Jambaran diperkirakan mencapai 1,7 triliun kaki kubik.

Dedy Afidick optimistis pasokan gas bumi itu dapat diperoleh dari lapangan Jambaran. Sebab, kata dia, Bojonegoro adalah daerah penghasil cadangan gas bumi tersebut. “Nantinya kami akan membeli gas bumi itu sesui harga pasaran,” ucap Dedy yang juga mantan pimpinan PT Mobil Cepu Limited, anak perusahaan Exxon Mobil Corporation, operator Blok Cepu di Bojonegoro.

Menurut Dedy, rencana pendirian pabrik urea telah disepakati oleh PT BBS dengan PT Pupuk Indonesia pada 31 Maret 2011 dengan nilai investasi Rp5 triliun. Pendirian pabrik urea itu, kata dia, akan membawa banyak manfaat.

“Di antaranya pendirian pabrik urea itu akan memberi peluang ribuan tenaga kerja lokal. Selain itu, akan berdampak pada tumbuhnya puluhan industri turunan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemanfaatan gas bumi untuk pendukung pabrik urea itu bukan semata mengejar keuntungan, melainkan untuk menyerap tenaga kerja lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah. Disamping itu, pupuk urea yang diproduksi nanti diharapkan dapat memasok kebutuhan pertanian di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, potensi gas bumi yang tersimpan di perut bumi Bojonegoro ke depan diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi warga.

“Daerah penghasil tidak boleh hanya menjadi penonton saja, sudah saatnya daerah penghasil ikut memanfaatkan hasil gas bumi itu untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) kini sedang membuat rencana pengembangan lapangan gas bumi Jambaran, Tiung Biru, dan Cendono di Kabupaten Bojonegoro. Ketiga lapangan gas bumi itu kini dikuasai PT Mobil Cepu Limited dan Pertamina Energi dan Produksi (EP) Cepu. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina EP Sepakati...
Pertamina EP Sepakati Jual Beli Gas dengan Cikarang Listrindo dan PHR
Tinggalkan Eropa, Rusia...
Tinggalkan Eropa, Rusia Perluas Pasokan Gas ke Pasar Asia Tengah
FID Lapangan Duyung...
FID Lapangan Duyung Resmi Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan 111 MMSCFD
JERA-PLN EPI Umumkan...
JERA-PLN EPI Umumkan Temuan Awal Studi Potensi Kolaborasi Rantai Nilai LNG di Indonesia
Petrokimia Gresik Amankan...
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas hingga 2035, Perkuat Produksi Pupuk Nasional
Industri Khawatirkan...
Industri Khawatirkan Masalah Pasokan dan Harga Gas Bumi
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
21 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved