GGRM catat penurunan laba 20,8% jadi Rp3 T
Selasa, 30 Oktober 2012 - 14:43 WIB
GGRM catat penurunan laba 20,8% jadi Rp3 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) pada sembilan bulan tahun ini mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 20,84 persen menjadi Rp3 triliun dari Rp3,77 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, turunnya laba tersebut karena naiknya beban pokok penjualan.
Pada kuartal III/2012, dengan pendapatan perseroan tumbuh 16,45 persen menjadi Rp35,6 triliun dari Rp30,57 triliun pada kuartal III/2011, beban pokok penjualan mengalami kenaikan sebesar 25,54 persen menjadi Rp28,9 triliun dari Rp23,02 triliun pada kuartal III/2011.
Beban lainnya naik 166,16 persen menjadi Rp8,73 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp3,28 miliar. Rugi kurs juga mengalami peningkatan sekitar 10,27 persen menjadi Rp12,13 miliar dari Rp11 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Naiknya beban tersebut menyebabkan laba usaha terkoreksi 16,38 persen menjadi Rp4,39 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp5,25 triliun. Biaya keuangan juga meningkat sebesar 155,52 persen menjadi Rp334,22 miliar dibanding kuartal III/2011 senilai Rp130,8 miliar.
Akibat turunnya laba menyebabkan laba per saham dasar perseroan anjlok menjadi Rp1.562 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1.968 per lembar saham. Adapun total aset perseroan meningkat 4,2 persen menjadi Rp40,73 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp39,09 triliun.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, turunnya laba tersebut karena naiknya beban pokok penjualan.
Pada kuartal III/2012, dengan pendapatan perseroan tumbuh 16,45 persen menjadi Rp35,6 triliun dari Rp30,57 triliun pada kuartal III/2011, beban pokok penjualan mengalami kenaikan sebesar 25,54 persen menjadi Rp28,9 triliun dari Rp23,02 triliun pada kuartal III/2011.
Beban lainnya naik 166,16 persen menjadi Rp8,73 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp3,28 miliar. Rugi kurs juga mengalami peningkatan sekitar 10,27 persen menjadi Rp12,13 miliar dari Rp11 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Naiknya beban tersebut menyebabkan laba usaha terkoreksi 16,38 persen menjadi Rp4,39 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp5,25 triliun. Biaya keuangan juga meningkat sebesar 155,52 persen menjadi Rp334,22 miliar dibanding kuartal III/2011 senilai Rp130,8 miliar.
Akibat turunnya laba menyebabkan laba per saham dasar perseroan anjlok menjadi Rp1.562 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1.968 per lembar saham. Adapun total aset perseroan meningkat 4,2 persen menjadi Rp40,73 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp39,09 triliun.
(rna)
Lihat Juga :