Q3, HM Sampoerna cetak laba Rp7,4 T
Rabu, 31 Oktober 2012 - 12:46 WIB
Q3, HM Sampoerna cetak laba Rp7,4 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) sepanjang sembilan bulan tahun ini mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp7,43 triliun, naik sekitar 24,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp5,96 triliun.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, naiknya laba periode berjalan perseroan naik didorong naiknya angka penjualan bersih pada periode tersebut sebesar 26,4 persen menjadi Rp48,46 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp38,34 triliun.
Naiknya penjualan bersih seiring naiknya beban pokok penjualan sebesar 27,92 persen menjadi Rp34,96 triliun dari Rp27,33 triliun pada kuartal III tahun lalu. Beban penjualan meningkat jadi Rp2,89 triliun dari Rp2,5 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp676,62 miliar dari Rp587,85 miliar, biaya keuangan bertambah jadi Rp18,69 miliar dari Rp15,93 miliar, bagian atas hasil bersih entitas asosiasi menurun jadi Rp2,18 miliar dari Rp8,84 miliar pada kuartal III tahun lalu. Penghasilan lain-lain perseroan menurun menjadi Rp61,16 miliar dari Rp315,85 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kendati demikian, perseroan berhasil menekan beban lain-lain menjadi Rp77,9 miliar dari Rp216,84 miliar, mampu manaikkan penghasilan keuangan menjadi Rp109,74 miliar dari Rp89,1 miliar. Pada kuartal III, laba periode berjalan sebesar Rp7,43 triliun, naik 24,66 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp5,96 triliun.
Laba per saham dasar perseroan pada akhir kuartal III tahun ini tercatat naik menjadi Rp1.695 dari Rp1.359 pada kuartal III tahun ini.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, naiknya laba periode berjalan perseroan naik didorong naiknya angka penjualan bersih pada periode tersebut sebesar 26,4 persen menjadi Rp48,46 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp38,34 triliun.
Naiknya penjualan bersih seiring naiknya beban pokok penjualan sebesar 27,92 persen menjadi Rp34,96 triliun dari Rp27,33 triliun pada kuartal III tahun lalu. Beban penjualan meningkat jadi Rp2,89 triliun dari Rp2,5 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp676,62 miliar dari Rp587,85 miliar, biaya keuangan bertambah jadi Rp18,69 miliar dari Rp15,93 miliar, bagian atas hasil bersih entitas asosiasi menurun jadi Rp2,18 miliar dari Rp8,84 miliar pada kuartal III tahun lalu. Penghasilan lain-lain perseroan menurun menjadi Rp61,16 miliar dari Rp315,85 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kendati demikian, perseroan berhasil menekan beban lain-lain menjadi Rp77,9 miliar dari Rp216,84 miliar, mampu manaikkan penghasilan keuangan menjadi Rp109,74 miliar dari Rp89,1 miliar. Pada kuartal III, laba periode berjalan sebesar Rp7,43 triliun, naik 24,66 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp5,96 triliun.
Laba per saham dasar perseroan pada akhir kuartal III tahun ini tercatat naik menjadi Rp1.695 dari Rp1.359 pada kuartal III tahun ini.
(rna)
Lihat Juga :