Astra International bukukan pendapatan Rp143 T
Rabu, 31 Oktober 2012 - 17:07 WIB
Astra International bukukan pendapatan Rp143 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Astra International Tbk (ASII) pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp143,14 triliun, naik sekitar 19,75 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp119,53 triliun.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) menyebutkan, naiknya pendapatan bersih seiring naiknya beban pokok pendapatan sekitar 21,04 persen menjadi Rp115,85 triliun dari Rp95,71 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Beban penjualan juga meningkat menjadi Rp5,66 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp4,74 triliun, beban umum dan administrasi naik 6,38 triliun dari Rp4,74 triliun, beban bunga bertambah menjadi Rp752 miliar dari Rp496 miliar. Perseroan mencatat kerugian dari selisih kurs senilai Rp205 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya mencatat laba Rp119 miliar.
Kendati demikian, penghasilan lain-lain naik jadi Rp2,06 triliun dari Rp1,6 triliun dan penghasilan bunga meningkat jadi Rp538 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp483 miliar.
Sementara itu, laba periode berjalan bertumbuh 8,18 persen jadi Rp17,2 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp15,9 triliun. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III tahun ini naik 9,15 persen jadi Rp14,67 triliun dari Rp13,44 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Positifnya kinerja perseroan menyebabkan laba per saham dasar perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini naik menjadi Rp362 dari Rp332 per lembar saham pada akhir September tahun lalu. Harga saham ASII pada penutupan perdagangan sore ini di lantai Bursa ditutup naik 50 poin (0,6 persen) menuju level Rp8.050 per lembar saham.
Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) menyebutkan, naiknya pendapatan bersih seiring naiknya beban pokok pendapatan sekitar 21,04 persen menjadi Rp115,85 triliun dari Rp95,71 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Beban penjualan juga meningkat menjadi Rp5,66 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp4,74 triliun, beban umum dan administrasi naik 6,38 triliun dari Rp4,74 triliun, beban bunga bertambah menjadi Rp752 miliar dari Rp496 miliar. Perseroan mencatat kerugian dari selisih kurs senilai Rp205 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya mencatat laba Rp119 miliar.
Kendati demikian, penghasilan lain-lain naik jadi Rp2,06 triliun dari Rp1,6 triliun dan penghasilan bunga meningkat jadi Rp538 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp483 miliar.
Sementara itu, laba periode berjalan bertumbuh 8,18 persen jadi Rp17,2 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp15,9 triliun. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III tahun ini naik 9,15 persen jadi Rp14,67 triliun dari Rp13,44 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Positifnya kinerja perseroan menyebabkan laba per saham dasar perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini naik menjadi Rp362 dari Rp332 per lembar saham pada akhir September tahun lalu. Harga saham ASII pada penutupan perdagangan sore ini di lantai Bursa ditutup naik 50 poin (0,6 persen) menuju level Rp8.050 per lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :