Akhir pekan, IHSG diproyeksi menguat terbatas
Jum'at, 02 November 2012 - 08:21 WIB
Akhir pekan, IHSG diproyeksi menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki perdagangan hari terakhir pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi kembali bangkit, sehingga pelemahan yang terjadi dapat tertahan melewati level 4.300.
"Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.309-4.320 dan resistance 4.350-4.360," ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam keterangannya kepada Sindonews, Jumat (2/11/2012).
IHSG kembali berpola hammer dan melewati middle bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mendekati area oversold.
"Dengan pelemahan yang terjadi, IHSG terlihat ingin menutup gap yang pernah ada di awal Oktober pada level 4.285-4.294. Akan tetapi, dengan terbentuknya kembali hammer yang menandakan masih adanya daya tahan diharapkan penurunan masih dapat tertahan setidaknya tidak melewati level 4.300," tambahnya.
Sampai dengan ulasan ini dibuat, bursa saham Eropa masih bertahan di zona hijau dengan beredarnya ekspektasi data-data ekonomi AS akan dirilis positif. Selain itu, juga merespon positif kenaikan data-data manufaktur China.
Bursa saham AS diperkirakan akan bergerak positif bila data-data ekonomi yang dirilis juga positif. Para pelaku pasar akan disuguhkan dengan data-data initial jobless claims, manufacturing PMI, CB Consumer Confidence, dan lainnya.
Jika bursa saham Eropa masih dapat bertahan di zona positif dan dengan asumsi pasar saham AS juga akan bergerak positif pascarilis data-data ekonomi tersebut, maka diharapkan sentimen ini masih dapat berimbas positif pada pergerakan saham di pasar Asia bertahan di zona positif.
"Sementara untuk IHSG, diharapkan pelemahan yang terjadi bisa sedikit terbatas agar tren penguatan jangka menengah dapat bertahan," imbuh Reza.
Seperti ulasan yang disampaikan sebelumnya, dimana IHSG memiliki peluang pelemahan yang terlihat dari posisi teknikalnya, posisi hammer yang lebih rendah dari sebelumnya.
Di sisi lain, sentimen dari rilis laporan keuangan juga sepertinya mulai berlalu sehingga pelaku pasar pun melakukan aksi jual. Padahal, jika dilihat dari sentimen yang ada, tidak begitu buruk terutama dari rilis indeks manufaktur China versi pemerintah dan HSBC yang lebih tinggi dari periode sebelumnya.
Pergerakan bursa saham Asia juga berada di zona positif. Begitu pun dengan pembukaan pasar saham Eropa yang juga positif. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.336,51 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan sempat menyentuh level 4.301,02 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.335,36.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Bursa saham Asia bergerak positif menanggapi positifnya rilis data manufaktur China yang mengalami kenaikan untuk pertama kalinya sejak terjadinya penurunan mulai Juli lalu. Beberapa emiten juga menopang kenaikan, antara lain Anhui Conch Cement Co. dan Zoomlion Heavy Industry Science & Tech. Co.
Selain itu, sentimen positif juga datang dari sektor properti setelah sejumlah kalangan mengatakan adanya kenaikan pada Oktober. Saham-saham properti seperti China Vanke Co. dan Poly Real Estate Group Co. ikut memimpin kenaikan.
"Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.309-4.320 dan resistance 4.350-4.360," ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam keterangannya kepada Sindonews, Jumat (2/11/2012).
IHSG kembali berpola hammer dan melewati middle bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mendekati area oversold.
"Dengan pelemahan yang terjadi, IHSG terlihat ingin menutup gap yang pernah ada di awal Oktober pada level 4.285-4.294. Akan tetapi, dengan terbentuknya kembali hammer yang menandakan masih adanya daya tahan diharapkan penurunan masih dapat tertahan setidaknya tidak melewati level 4.300," tambahnya.
Sampai dengan ulasan ini dibuat, bursa saham Eropa masih bertahan di zona hijau dengan beredarnya ekspektasi data-data ekonomi AS akan dirilis positif. Selain itu, juga merespon positif kenaikan data-data manufaktur China.
Bursa saham AS diperkirakan akan bergerak positif bila data-data ekonomi yang dirilis juga positif. Para pelaku pasar akan disuguhkan dengan data-data initial jobless claims, manufacturing PMI, CB Consumer Confidence, dan lainnya.
Jika bursa saham Eropa masih dapat bertahan di zona positif dan dengan asumsi pasar saham AS juga akan bergerak positif pascarilis data-data ekonomi tersebut, maka diharapkan sentimen ini masih dapat berimbas positif pada pergerakan saham di pasar Asia bertahan di zona positif.
"Sementara untuk IHSG, diharapkan pelemahan yang terjadi bisa sedikit terbatas agar tren penguatan jangka menengah dapat bertahan," imbuh Reza.
Seperti ulasan yang disampaikan sebelumnya, dimana IHSG memiliki peluang pelemahan yang terlihat dari posisi teknikalnya, posisi hammer yang lebih rendah dari sebelumnya.
Di sisi lain, sentimen dari rilis laporan keuangan juga sepertinya mulai berlalu sehingga pelaku pasar pun melakukan aksi jual. Padahal, jika dilihat dari sentimen yang ada, tidak begitu buruk terutama dari rilis indeks manufaktur China versi pemerintah dan HSBC yang lebih tinggi dari periode sebelumnya.
Pergerakan bursa saham Asia juga berada di zona positif. Begitu pun dengan pembukaan pasar saham Eropa yang juga positif. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.336,51 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan sempat menyentuh level 4.301,02 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.335,36.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Bursa saham Asia bergerak positif menanggapi positifnya rilis data manufaktur China yang mengalami kenaikan untuk pertama kalinya sejak terjadinya penurunan mulai Juli lalu. Beberapa emiten juga menopang kenaikan, antara lain Anhui Conch Cement Co. dan Zoomlion Heavy Industry Science & Tech. Co.
Selain itu, sentimen positif juga datang dari sektor properti setelah sejumlah kalangan mengatakan adanya kenaikan pada Oktober. Saham-saham properti seperti China Vanke Co. dan Poly Real Estate Group Co. ikut memimpin kenaikan.
(rna)
Lihat Juga :