Menkeu akui kaget lihat hasil audit Hambalang
Jum'at, 02 November 2012 - 09:53 WIB
Menkeu akui kaget lihat hasil audit Hambalang
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo mengaku, kaget setelah melihat hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kasus Hambalang. Audit tersebut telah diterima oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu.
"Audit itu sudah kami terima kemarin. Kami menyatakan bahwa tadi tentang peningkatan kinerja yang telah dilakukan, namun yang audit investigasi Hambalang, kami kaget," kata Agus pada acara Pertemuan Penyelesaian Permasalahan Aset Tetap, PNBP dan Hibah di kantornya, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Agus menilai, ada yang tidak sinkron antara fakta yang terjadi dengan kesimpulan oleh BPK. Harusnya, menurut Agus, ada beberapa poin yang harus menjadi pertimbangan sebelum hal tersebut disimpulkan.
"Terlihat fakta dan kesimpulan ada yang tidak nyambung. Mestinya ada hal-hal yang dipertimbangkan selain itu, untuk memperkuat menjadi sebuah kesimpulan yang sempurna," jelasnya.
Akan tetapi, dia menyatakan, ungkapan ini hanya sebagai bentuk feedback (umpan balik). Dimana, dapat dijadikan kritik yang membangun dan rasa menghargai sesama instansi pemerintahan. "Ini adalah hanya bentuk feedback kami," pungkasnya.
"Audit itu sudah kami terima kemarin. Kami menyatakan bahwa tadi tentang peningkatan kinerja yang telah dilakukan, namun yang audit investigasi Hambalang, kami kaget," kata Agus pada acara Pertemuan Penyelesaian Permasalahan Aset Tetap, PNBP dan Hibah di kantornya, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Agus menilai, ada yang tidak sinkron antara fakta yang terjadi dengan kesimpulan oleh BPK. Harusnya, menurut Agus, ada beberapa poin yang harus menjadi pertimbangan sebelum hal tersebut disimpulkan.
"Terlihat fakta dan kesimpulan ada yang tidak nyambung. Mestinya ada hal-hal yang dipertimbangkan selain itu, untuk memperkuat menjadi sebuah kesimpulan yang sempurna," jelasnya.
Akan tetapi, dia menyatakan, ungkapan ini hanya sebagai bentuk feedback (umpan balik). Dimana, dapat dijadikan kritik yang membangun dan rasa menghargai sesama instansi pemerintahan. "Ini adalah hanya bentuk feedback kami," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :