ESSA dapat pinjaman USD500 juta dari IFC

Senin, 05 November 2012 - 17:49 WIB
ESSA dapat pinjaman...
ESSA dapat pinjaman USD500 juta dari IFC
A A A
Sindonews.com - PT Panca Amara Utama (PAU) yang merupakan anak usaha dari PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) akan mendapatkan pinjaman senilai USD500 juta dari International Finance Corporation (IFC), yang merupakan anggota dari grup World Bank.

Pinjaman ini nantinya akan digunakan untuk membiayai proyek pabrik amoniak senilai USD750 juta yang dimiliki PAU di Sulawesi Tengah.

Corporate Secretary ESSA Kanishk Laroya mengatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa PAU telah menandatangani surat mandat (mandate letter) dengan IFC.

Dalam ketentuannya IFC akan mempertimbangkan untuk memberi pinjaman dana hingga USD100 juta, memfasilitasi pinjaman sindikasi dari kreditur paralel senilai USD400 juta, serta pemberian ekuitas mencapai USD25 juta.

"PAU telah menandatangani Surat Mandat dengan IFC untuk memperoleh pinjaman," ujar Laroya dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/11/2012).

IFC akan berkomitmen untuk mengatur pinjaman dan ekuitas. Namun hal tersebut dengan pertimbangan tingkat kepuasan teknis, keuangan, penilaian lingkungan, serta penilaian sosial dan hukum. Semua persyaratan tersebut akan dijadikan dasar persetujuan bagian kredit dan manajemen.

"Perseroan menargetkan proses pendanaan untuk PAU akan dapat diselesaikan pada Maret 2013," ujar Laroya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
Selain Berubah Nama,...
Selain Berubah Nama, PT ESSA Industries Indonesia Tbk Kenalkan Sususan Direksi dan Komisaris Baru
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
10 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
43 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved