IHSG terseret pelemahan bursa regional
Senin, 05 November 2012 - 17:57 WIB
IHSG terseret pelemahan bursa regional
A
A
A
Sindonews.com - Pada perdagangan perdana minggu ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 0,83 persen dibanding posisi terakhirnya pekan lalu.
"IHSG ditutup melemah -0,83 persen pada perdagangan hari ini," ujar pengamat pasar modal dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Senin (5/11/2012).
Nemun demikian, lanjut Purwoko, IHSG masih mampu bertahan di atas level psikologis pasar. "Meski mengalami tekanan jual, akan tetapi terlihat IHSG masih mampu bertahan di atas level psikologis 4.300," tambah dia.
Purwoko mensinyalir pelemahan IHSG merupakan imbas dari pergerakan bursa regional yang juga melemah. "IHSG melemah mengikuti gerak bursa regional menyusul kekhawatiran akan gagalnya Yunani memperoleh dana talangan," terang Purwoko melanjutkan keterangannya.
Selain itu, lanjut Purwoko lagi, pasar juga masih wait and see menjelang mendekatnya pemilu Presiden AS yang akan dilaksanakan pada 6 November 2012 mendatang.
Seperti diketahui, Hingga penutupan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berjalan di jalur merah. Bahkan IHSG terus terpantau terpuruk hingga 35 poin.
IHSG, pada akhir perdagangan Senin (5/11/2012), turun 35,95 poin atau 0,83 persen menjadi 4.302,94. LQ45 turun 7,24 poin atau 1,0 persen ke 740,92.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,1 triliun dengan volume 2,76 miliar lembar saham. Sebanyak 189 saham melemah, 69 saham menguat dan 100 saham stagnan.
"IHSG ditutup melemah -0,83 persen pada perdagangan hari ini," ujar pengamat pasar modal dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Senin (5/11/2012).
Nemun demikian, lanjut Purwoko, IHSG masih mampu bertahan di atas level psikologis pasar. "Meski mengalami tekanan jual, akan tetapi terlihat IHSG masih mampu bertahan di atas level psikologis 4.300," tambah dia.
Purwoko mensinyalir pelemahan IHSG merupakan imbas dari pergerakan bursa regional yang juga melemah. "IHSG melemah mengikuti gerak bursa regional menyusul kekhawatiran akan gagalnya Yunani memperoleh dana talangan," terang Purwoko melanjutkan keterangannya.
Selain itu, lanjut Purwoko lagi, pasar juga masih wait and see menjelang mendekatnya pemilu Presiden AS yang akan dilaksanakan pada 6 November 2012 mendatang.
Seperti diketahui, Hingga penutupan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berjalan di jalur merah. Bahkan IHSG terus terpantau terpuruk hingga 35 poin.
IHSG, pada akhir perdagangan Senin (5/11/2012), turun 35,95 poin atau 0,83 persen menjadi 4.302,94. LQ45 turun 7,24 poin atau 1,0 persen ke 740,92.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,1 triliun dengan volume 2,76 miliar lembar saham. Sebanyak 189 saham melemah, 69 saham menguat dan 100 saham stagnan.
(gpr)
Lihat Juga :