Pelayanan kantor unit BRI dikeluhkan masyarakat
Rabu, 07 November 2012 - 11:47 WIB
Pelayanan kantor unit BRI dikeluhkan masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Pelayanan kantor unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) tak memuaskan nasabah. Salah satunya, komunikatif petugas Costumer Service (CS) di kantor unit kurang informatif.
Seperti di Kantor Unit Pondok Aren misalkan, di tempat ini, nasabah yang ingin mengganti kartu ATM dan melaporkan keluhan terkait fasilitas BRI, tak dilayani dengan maksimal.
Tidak hanya itu, ruangan kantor yang kecil dan minimnya tempat duduk, membuat banyak nasabah berdiri berdesakan di dalam ruangan. Bahkan, ada yang tampak duduk-duduk di teras depan kantor yang langsung berhadapan dengan jalan raya.
"Bukan memberikan informasi yang benar, petugas itu justru melempar tanggung jawab ke kantor cabang. Padahal, saya sudah sejam tunggu antrean," ujar Hasan, salah seorang nasabah di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (7/11/2012).
Hal serupa dirasakan nasabah di kantor unit BRI Gedung MNC, Jakarta. Di tempat ini, para nasabah yang ingin mengurus persoalan perbankan, dilempar ke kantor cabang, hanya karena tempat awal menabungnya di kantor pusat.
Sementara itu, CS BRI cabang Cut Mutia Ria Jihan menjelaskan, harusnya semua kantor BRI dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Namun atas perlakuan CS di kantor unit yang kurang komunikatif, dia meminta maaf.
"Sebenarnya kantor BRI dimanapun bisa melayani semua keluhan masyarakat, termasuk keluhan soal ATM," terang Jihan, saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta.
Dicontohkan dia, jika ada nasabah yang membuka tabungan di Surabaya dan mengalami keluhan, maka tidak harus ke tempat awal. Dia bisa ke kantor cabang dan unit dimanapun BRI berada.
"Untuk ATM, harusnya pelayanan kantor unit biasa, tapi memang memakan waktu lama, bisa sampai seminggu. Karena mereka harus koordinasi lagi, kadang persediaan kartu mereka juga habis," terangnya.
Sedangkan jika di kantor cabang, sambung Jihan, penggantian kartu ATM tidak butuh waktu lama. Cukup dengan 15 menit sejak diproses, kartu sudah selesai dan diganti dengan yang baru.
Seperti di Kantor Unit Pondok Aren misalkan, di tempat ini, nasabah yang ingin mengganti kartu ATM dan melaporkan keluhan terkait fasilitas BRI, tak dilayani dengan maksimal.
Tidak hanya itu, ruangan kantor yang kecil dan minimnya tempat duduk, membuat banyak nasabah berdiri berdesakan di dalam ruangan. Bahkan, ada yang tampak duduk-duduk di teras depan kantor yang langsung berhadapan dengan jalan raya.
"Bukan memberikan informasi yang benar, petugas itu justru melempar tanggung jawab ke kantor cabang. Padahal, saya sudah sejam tunggu antrean," ujar Hasan, salah seorang nasabah di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (7/11/2012).
Hal serupa dirasakan nasabah di kantor unit BRI Gedung MNC, Jakarta. Di tempat ini, para nasabah yang ingin mengurus persoalan perbankan, dilempar ke kantor cabang, hanya karena tempat awal menabungnya di kantor pusat.
Sementara itu, CS BRI cabang Cut Mutia Ria Jihan menjelaskan, harusnya semua kantor BRI dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Namun atas perlakuan CS di kantor unit yang kurang komunikatif, dia meminta maaf.
"Sebenarnya kantor BRI dimanapun bisa melayani semua keluhan masyarakat, termasuk keluhan soal ATM," terang Jihan, saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta.
Dicontohkan dia, jika ada nasabah yang membuka tabungan di Surabaya dan mengalami keluhan, maka tidak harus ke tempat awal. Dia bisa ke kantor cabang dan unit dimanapun BRI berada.
"Untuk ATM, harusnya pelayanan kantor unit biasa, tapi memang memakan waktu lama, bisa sampai seminggu. Karena mereka harus koordinasi lagi, kadang persediaan kartu mereka juga habis," terangnya.
Sedangkan jika di kantor cabang, sambung Jihan, penggantian kartu ATM tidak butuh waktu lama. Cukup dengan 15 menit sejak diproses, kartu sudah selesai dan diganti dengan yang baru.
(gpr)
Lihat Juga :