Pasang heat pump, Sheraton Bandara rogoh Rp1,5 M
Rabu, 07 November 2012 - 14:14 WIB
Pasang heat pump, Sheraton Bandara rogoh Rp1,5 M
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memenuhi kebutuhan air panas para tamu dengan konsep ramah lingkungan, Sheraton Bandara kini telah memasang heat pump (sistem pompa pemanas) dengan nilai investasi yang mencapai Rp1,5 miliar. Penyediaan air panas dengan sistem head pump ini diklaim untuk mendukung kelestarian alam.
“Sheraton Bandara menginvestasikan lebih dari Rp 1,5 miliar ke dalam proyek ini, dimana proyek ini adalah salah satu upaya pelestarian alam dengan mengurangi karbondioksida selama operasi sehari-hari di hotel. Kami menggantikan alat pemanas berbahan bakar solar dengan heat pump sesuai janji kami sebagai green team,” kata General Manager Sheraton Bandara Hotel, Andreas Rud, Rabu (7/11/2012).
Dikatakan Andreas, proyek pemasangan sistem pompa pemanas listrik dikerjakan selama dua bulan, heat pump akan dioperasikan untuk mengalirkan kebutuhan air panas bagi tamu di 220 kamar yang tersedia di Sheraton Bandara.
Dengan penggunaan head pump, dipastikan Andreas akan menghemat energi dan akan menghemat biaya 50-70 persen. Selain itu heat pump dipastikan ramah lingkungan, dimana tidak ada pencemaran udara yang diakibatkan pembakaran solar.
Terkait dengan siapa saja yang terlibat dalam proyek ramah lingkungan ini, Andreas mengatakan pihaknya melibatkan kontraktor dan tenaga kerja Indonesia.
“sangat penting bagi kami melibatkan pekerja lokal dalam proyek ini. Kalau untuk alat memang dari China, tapi pengerjaan dilakukan dari pekerja lokal,” tegasnya.
“Sheraton Bandara menginvestasikan lebih dari Rp 1,5 miliar ke dalam proyek ini, dimana proyek ini adalah salah satu upaya pelestarian alam dengan mengurangi karbondioksida selama operasi sehari-hari di hotel. Kami menggantikan alat pemanas berbahan bakar solar dengan heat pump sesuai janji kami sebagai green team,” kata General Manager Sheraton Bandara Hotel, Andreas Rud, Rabu (7/11/2012).
Dikatakan Andreas, proyek pemasangan sistem pompa pemanas listrik dikerjakan selama dua bulan, heat pump akan dioperasikan untuk mengalirkan kebutuhan air panas bagi tamu di 220 kamar yang tersedia di Sheraton Bandara.
Dengan penggunaan head pump, dipastikan Andreas akan menghemat energi dan akan menghemat biaya 50-70 persen. Selain itu heat pump dipastikan ramah lingkungan, dimana tidak ada pencemaran udara yang diakibatkan pembakaran solar.
Terkait dengan siapa saja yang terlibat dalam proyek ramah lingkungan ini, Andreas mengatakan pihaknya melibatkan kontraktor dan tenaga kerja Indonesia.
“sangat penting bagi kami melibatkan pekerja lokal dalam proyek ini. Kalau untuk alat memang dari China, tapi pengerjaan dilakukan dari pekerja lokal,” tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :