Sentimen negatif Wall Street dorong pelemahan IHSG
Kamis, 08 November 2012 - 17:06 WIB
Sentimen negatif Wall Street dorong pelemahan IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup terkoreksi 22,56 poin atau 0,52 persen menjadi 4.327,87. Sentimen negatif dari Wall Street disinyalir sebagai waktor utama pendorong pelemahan tersebut.
"IHSG ditutup melemah menyusul sentimen negatif dari Wall Street," kata analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Kamis (8/11/2012).
Dow Jones Industrial Average terkoreksi 312,95 (2,36 persen) menjadi 12.932,73. Sementara, saham di kawasan Asia mengikuti koreksi yang terjadi. Indeks Nikkei 225 turun 135,74 poin (1,52 persen) menjadi 8.837,15, Indeks Hang Seng anjlok 532,94 poin (2,41 persen) menjadi 21.566,91 dan Indeks Straits Times melemah 31,02 poin (1,02 persen) menjadi 3.012,15.
Menurut Purwoko, Presiden AS yang terpilih untuk kedua kalinya, Barack Obama harus menghadapai negosiasi dengan kongres untuk menghindar jurang fiskal (fiscal cliff) senilai lebih dari USD600 miliar dalam bentuk penaikan pajak dan pemotongan belanja negara yang mengancam pertumbuhan ekonomi AS.
Sementara, dari Eropa, komentar bank Sentral Eropa (ECB) juga menyumbang sentimen negatif karena kekhawatiran akan krisis utang yang ditakutkan membawa dampak negatif kepada pertumbuhan ekonomi Jerman.
"Komisi Eropa menurunkan proyeksi pertumbuhan 17 negara Euro 2013, dari 1 persen menjadi 0,1 persen. Untuk Jerman sendiri diturunkan dari 1,7 persen menjadi 0,8 persen," tutup dia.
Sementara, nilai transaksi pada penutupan perdangangan sore ini tercatat Rp3,07 triliun dengan volume sebanyak 2,97 miliar lembar saham. Sebanyak 177 saham melemah, 76 saham menguat, dan 107 saham stagnan.
Semua sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor tambang turun 24,24 poin atau 1,3 persen, sektor infrastruktur turun 8,76 poin atau 0,9 persen dan sektor agri turun 1,57 poin atau 0,1 persen
"IHSG ditutup melemah menyusul sentimen negatif dari Wall Street," kata analis PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Kamis (8/11/2012).
Dow Jones Industrial Average terkoreksi 312,95 (2,36 persen) menjadi 12.932,73. Sementara, saham di kawasan Asia mengikuti koreksi yang terjadi. Indeks Nikkei 225 turun 135,74 poin (1,52 persen) menjadi 8.837,15, Indeks Hang Seng anjlok 532,94 poin (2,41 persen) menjadi 21.566,91 dan Indeks Straits Times melemah 31,02 poin (1,02 persen) menjadi 3.012,15.
Menurut Purwoko, Presiden AS yang terpilih untuk kedua kalinya, Barack Obama harus menghadapai negosiasi dengan kongres untuk menghindar jurang fiskal (fiscal cliff) senilai lebih dari USD600 miliar dalam bentuk penaikan pajak dan pemotongan belanja negara yang mengancam pertumbuhan ekonomi AS.
Sementara, dari Eropa, komentar bank Sentral Eropa (ECB) juga menyumbang sentimen negatif karena kekhawatiran akan krisis utang yang ditakutkan membawa dampak negatif kepada pertumbuhan ekonomi Jerman.
"Komisi Eropa menurunkan proyeksi pertumbuhan 17 negara Euro 2013, dari 1 persen menjadi 0,1 persen. Untuk Jerman sendiri diturunkan dari 1,7 persen menjadi 0,8 persen," tutup dia.
Sementara, nilai transaksi pada penutupan perdangangan sore ini tercatat Rp3,07 triliun dengan volume sebanyak 2,97 miliar lembar saham. Sebanyak 177 saham melemah, 76 saham menguat, dan 107 saham stagnan.
Semua sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor tambang turun 24,24 poin atau 1,3 persen, sektor infrastruktur turun 8,76 poin atau 0,9 persen dan sektor agri turun 1,57 poin atau 0,1 persen
(rna)
Lihat Juga :