Kredit PKBL Jasa Raharja capai Rp755 juta
Kamis, 08 November 2012 - 19:16 WIB
Kredit PKBL Jasa Raharja capai Rp755 juta
A
A
A
Sindonews.com - Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang disalurkan oleh PT Jasa Raharja Yogyakarta, cukup diminati masyarakat. Hingga akhir bulan Oktober, Jasa Raharja telah disalurkan dana Rp755 juta. Sebanyak 31 mitra binaan diberikan kredit lunak dengan bunga rendah.
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Yogyakarta Q Aeny Syamlawi mengatakan, pada 2012 ini target PKBL yang dikucurkan sebesar Rp900 juta. Namun sampai dengan akhir Oktober sudah rp755 juta atau sekitar 83,89 persen.
“Pinjaman ini merupakan wujud kemitraan kita membantu masyarakat sekitar,” jelas Aeny saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Bagi Mitra Binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Yogyakarta, di Hotel Cakra Kembang, Yogyakarta, Kamis (8/11/2012).
Seluruh dana yang dipakai berasal dari penyisihan laba perusahaan. Program ini sudah mulai dilaksanakan sejak 1990 silam. Setidaknya dana yang telah disalurkan mencapai Rp13 milliar.
Program ini sendiri cukup berhasil dengan tingkat kemacetan sangat kecil, hanya sekitar 4,84 persen. “Ada 674 mitra binaan, yang merupakan pelaku usaha mikro kecil,” jelasnya.
Selain kredit murah, bantuan dana juga diberikan dalam wujud kegiatan sosial. Seperti perbaikan tempat ibadah, pendidikan kesehatan masyarakat dan beberapa kegiatan lain. Untuk penyaluran kegiatan sosial, telah disalurkan dana sebesar Rp1 miliar, dengan akumulasi sejak 1990 mencapai Rp1,910 triliun.
Dana tersebut telah disalurkan dalam beberapa sektor, di antaranya bantuan bencana alam sebeasr Rp828 juta, sarana pendidikan dan pelatihan Rp114 juta, bantuan sarana umum Rp239 juta, peningkatan kesehatan Rp328 juta, bantuan sarana ibadah Rp213 juta dan untuk pelestarian alam sebesar Rp188 juta.
Kepala Unit PKBL PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta, Suprijal mengaku penyaluran dana PKBL setiap tahun terus mengalami peningkatan. Tahun ini sudah disalurkan sekitar Rp700 juta. “Kita akan upayakan untuk naik, sebagai bagian dari komitmen kita,” tegasnya.
Program pendidikan dan pelatihan mitra binaan, kemarin digelar agar ada peningkatan kemampuan dan kapasitas usahanya. Mereka dimotivasi untuk terus berkembang agar mandiri dan tidak ketergantungan dengan pinjaman dari Jasa Raharja.
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Yogyakarta Q Aeny Syamlawi mengatakan, pada 2012 ini target PKBL yang dikucurkan sebesar Rp900 juta. Namun sampai dengan akhir Oktober sudah rp755 juta atau sekitar 83,89 persen.
“Pinjaman ini merupakan wujud kemitraan kita membantu masyarakat sekitar,” jelas Aeny saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Bagi Mitra Binaan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Yogyakarta, di Hotel Cakra Kembang, Yogyakarta, Kamis (8/11/2012).
Seluruh dana yang dipakai berasal dari penyisihan laba perusahaan. Program ini sudah mulai dilaksanakan sejak 1990 silam. Setidaknya dana yang telah disalurkan mencapai Rp13 milliar.
Program ini sendiri cukup berhasil dengan tingkat kemacetan sangat kecil, hanya sekitar 4,84 persen. “Ada 674 mitra binaan, yang merupakan pelaku usaha mikro kecil,” jelasnya.
Selain kredit murah, bantuan dana juga diberikan dalam wujud kegiatan sosial. Seperti perbaikan tempat ibadah, pendidikan kesehatan masyarakat dan beberapa kegiatan lain. Untuk penyaluran kegiatan sosial, telah disalurkan dana sebesar Rp1 miliar, dengan akumulasi sejak 1990 mencapai Rp1,910 triliun.
Dana tersebut telah disalurkan dalam beberapa sektor, di antaranya bantuan bencana alam sebeasr Rp828 juta, sarana pendidikan dan pelatihan Rp114 juta, bantuan sarana umum Rp239 juta, peningkatan kesehatan Rp328 juta, bantuan sarana ibadah Rp213 juta dan untuk pelestarian alam sebesar Rp188 juta.
Kepala Unit PKBL PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta, Suprijal mengaku penyaluran dana PKBL setiap tahun terus mengalami peningkatan. Tahun ini sudah disalurkan sekitar Rp700 juta. “Kita akan upayakan untuk naik, sebagai bagian dari komitmen kita,” tegasnya.
Program pendidikan dan pelatihan mitra binaan, kemarin digelar agar ada peningkatan kemampuan dan kapasitas usahanya. Mereka dimotivasi untuk terus berkembang agar mandiri dan tidak ketergantungan dengan pinjaman dari Jasa Raharja.
(gpr)
Lihat Juga :