Swasta diminta bantu industrialisasi perikanan
Jum'at, 09 November 2012 - 11:15 WIB
Swasta diminta bantu industrialisasi perikanan
A
A
A
Sindonews.com - Banyak pengamat yang memprediksi Indonesia akan menjadi negara dengan tingkat perekonomian terbesar ke-7 di dunia pada 2030 mendatang. Guna mencapai hal itu, pemerintah meminta kerjasama dengan pihak swasta dalam pembangunan industri di sektor perikanan agar dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.
"Pemerintah mengharapkan pelaku usaha di sektor perikanan dan kelautan dan swasta turut membantu dalam upaya mengakselerasi industrialisasi perikanan, sehingga rantai pasok dari hulu sampai hilir menjadi lebih terintegrasi," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Sharif menjelaskan, jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendorong produktivitas kelautan dan perikanan secara optimal dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi penggerak utama perekonomian nasional.
Pasalnya, sektor perikanan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produk unggulan ekspor. Dengan sumber daya laut yang sangat kaya, Indonesia bisa menjadi negara produsen utama di bidang perikanan.
Pengembangan industri perikanan, lanjut Sharif, diyakini akan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi sehingga Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia seperti prediksi para pengamat.
“Saya berkeyakinan, prediksi itu bisa diwujudkan jika kekuatan ekonomi kita bertumpu pada empat prioritas yang harus dilakukan yakni perikanan, jasa, pertanian, dan sumber daya alam,” tambahnya.
Industrialisasi kelautan dan perikanan dilakukan dengan tujuh pendekatan yaitu menyiapkan konektivitas dan infrastruktur, meningkatkan investasi, Iptek, SDM, mutu dan keamanan produk, serta penataan dan pengembangan kawasan sentra produksi.
"Pemerintah mengharapkan pelaku usaha di sektor perikanan dan kelautan dan swasta turut membantu dalam upaya mengakselerasi industrialisasi perikanan, sehingga rantai pasok dari hulu sampai hilir menjadi lebih terintegrasi," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Sharif menjelaskan, jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendorong produktivitas kelautan dan perikanan secara optimal dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi penggerak utama perekonomian nasional.
Pasalnya, sektor perikanan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produk unggulan ekspor. Dengan sumber daya laut yang sangat kaya, Indonesia bisa menjadi negara produsen utama di bidang perikanan.
Pengembangan industri perikanan, lanjut Sharif, diyakini akan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi sehingga Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia seperti prediksi para pengamat.
“Saya berkeyakinan, prediksi itu bisa diwujudkan jika kekuatan ekonomi kita bertumpu pada empat prioritas yang harus dilakukan yakni perikanan, jasa, pertanian, dan sumber daya alam,” tambahnya.
Industrialisasi kelautan dan perikanan dilakukan dengan tujuh pendekatan yaitu menyiapkan konektivitas dan infrastruktur, meningkatkan investasi, Iptek, SDM, mutu dan keamanan produk, serta penataan dan pengembangan kawasan sentra produksi.
(gpr)
Lihat Juga :