Aspirasi tak didengar, pengusaha outsourcing marah

Jum'at, 09 November 2012 - 19:19 WIB
Aspirasi tak didengar,...
Aspirasi tak didengar, pengusaha outsourcing marah
A A A
Sindonews.com - Baru-baru ini, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengeluarkan draft Peraturan Menakertrans yang membatasi kegiatan outsourcing hanya pada lima bidang (cleaning service, security, catering, transportasi, pertambangan) tanpa pembicaraan terlebih dahulu dengan para pengusaha outsourcing.

Para pengusaha outsourcing yang tergabung dalam Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) merasa marah karena merasa aspirasinya tidak didengar Menakertrans. "Tidak ada keinginan Menakertrans untuk mengajak bicara," tandas Ketua Umum ABADI Wisnu Wibowo di Menara Kuningan, Jakarta, Jumat (9/11/2012).

ABADI pun menyatakan penolakannya terhadap draft Permenakertrans yang dianggap dibentuk secara sepihak tersebut. "Pandangan ABADI terhadap Permenakertrans tentang syarat-syarat alih daya, kita menolak karena draft tersebut tidak mengurai masalah di lapangan," sambung Wisnu.

Guna mencari jalan keluar dalam permasalahan outsourcing ini, Wisnu menyatakan, ABADI siap untuk ikut terjun langsung dalam menertibkan para pengusaha outsourcing yang nakal. "Kita mengundang pemerintah untuk melibatkan kami dalam pengawasan dan penyaringan izin untuk outsourcing," tukas dia.

Lebih lanjut, Wisnu mengungkapkan akan menggugat Permenakertrans ke Mahkamah Konstitusi (MK) bila peraturan tersebut disahkan. "Kalau Permen tetap membatasi lima, kita akan melakukan gugatan hukum terhadap Permenakertrans tersebut," tegasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 menit yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
1 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
1 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
1 jam yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved