Laba bersih ITMG naik jadi USD366,6 juta
Senin, 12 November 2012 - 10:38 WIB
Laba bersih ITMG naik jadi USD366,6 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sepanjang sembilan bulan tahun ini mencatat kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar 1,5 persen menjadi USD366,63 juta dibanding periode yang sama tahun lalu senilai USD361,21 juta.
Dalam laporan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/11/2012) diketahui, naiknya laba bersih perusahaan akibat naiknya penjualan bersih perseroan pada periode tersebut sekitar 7,88 persen menjadi USD1,78 miliar dari akhir bulan kesembilan tahun lalu senilai USD1,65 miliar.
Nainya penjualan bersih menyebabkan naiknya beban pokok penjualan. Per akhir September 2012, beban pokok penjualan meningkat 15,38 persen menjadi USD1,2 miliar dibanding akhir September tahun lalu senilai USD1,04 miliar.
Sementara pada periode tersebut, beban penjualan juga meningkat menjadi USD100,65 juta dari USD67,23 juta dan mencatat kerugian selisih kurs sebesar USD10,24 juta dari periode yang sama tahun lalu mencatat laba kurs senilai USD1,86 juta.
Kendati demikian, perseroan berhasil memangkas beban umum dan administrasi menjadi USd28,1 juta dari USD52,14 juta, beban keuangan menjadi USD553 ribu dari USD1,42 juta.
Disamping itu, perseroan juga berhasil meningkatkan pendapatan keuangan menjadi USD9,72 juta dari USD4,07 juta dan memperoleh keuntungan transaksi derivatif mencapai USd57,57 juta dari tahun lalu merugi USD2,88 juta.
Adapun, laba bersih per saham dasar/dilusian yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan stagnan dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni USd0,32 per lembar saham.
Jumlah aset perseroan per akhir September 2012 tercatat sebesar USD1,62 miliar, terdiri atas liabilitas USD683,15 juta dan ekuitas USD939,1 juta.
Dalam laporan perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/11/2012) diketahui, naiknya laba bersih perusahaan akibat naiknya penjualan bersih perseroan pada periode tersebut sekitar 7,88 persen menjadi USD1,78 miliar dari akhir bulan kesembilan tahun lalu senilai USD1,65 miliar.
Nainya penjualan bersih menyebabkan naiknya beban pokok penjualan. Per akhir September 2012, beban pokok penjualan meningkat 15,38 persen menjadi USD1,2 miliar dibanding akhir September tahun lalu senilai USD1,04 miliar.
Sementara pada periode tersebut, beban penjualan juga meningkat menjadi USD100,65 juta dari USD67,23 juta dan mencatat kerugian selisih kurs sebesar USD10,24 juta dari periode yang sama tahun lalu mencatat laba kurs senilai USD1,86 juta.
Kendati demikian, perseroan berhasil memangkas beban umum dan administrasi menjadi USd28,1 juta dari USD52,14 juta, beban keuangan menjadi USD553 ribu dari USD1,42 juta.
Disamping itu, perseroan juga berhasil meningkatkan pendapatan keuangan menjadi USD9,72 juta dari USD4,07 juta dan memperoleh keuntungan transaksi derivatif mencapai USd57,57 juta dari tahun lalu merugi USD2,88 juta.
Adapun, laba bersih per saham dasar/dilusian yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan stagnan dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni USd0,32 per lembar saham.
Jumlah aset perseroan per akhir September 2012 tercatat sebesar USD1,62 miliar, terdiri atas liabilitas USD683,15 juta dan ekuitas USD939,1 juta.
(rna)
Lihat Juga :