IHSG diprediksi bergerak variatif
Rabu, 14 November 2012 - 08:19 WIB
IHSG diprediksi bergerak variatif
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki hari ke tiga perdagangan pekan ini indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi memiliki potensi melanjutkan penguatan dari hari sebelumnya. Namun, lemahnya sentimen positif menyebabkan pergerakan IHSG variatif, cenderung terbatas.
“Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.315-4.327 dan resistance 4.340-4.355,” terang Kepala riset Trust Securities, Reza Priymbada, Rabu (14/11/2012).
IHSG, kata dia, membentuk shooting star dan sedikit menyentuh lower bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang menurun. RSI, William's %R, dan Stochastic sedikit tertahan turun ke area oversold. IHSG menguat di tengah pelemahan bursa saham global, sehingga membuat IHSG berada di persimpangan dan menguat terbatas.
“Meski IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan, namun dari sisi sentimen belum cukup kuat mendukung, sehingga pergerakan IHSG pun akan kembali variatif cenderung terbatas,” simpul Reza.
Pekan ini, pertahanan IHSG untuk tetap bertahan di atas level 4.300 an terus diuji, yang terlihat pada perdagangan Selasa (13/11/2012), di tengah pelemahan mayoritas bursa saham Asia, terutama HSI yang turun cukup dalam, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau.
“Meski di awal sempat memerah, namun hanya berlangsung sesaat dan terus menghijau hingga akhir perdagangan. Meski selama perdagangan mayoritas berada di zona hijau, namun pergerakan relatif terbatas dan cenderung bergerak sideways,” sambung dia.
Menurut Reza, keinginan IHSG untuk reli masih terhadang oleh sentimen negatif dari global. Kembali memerahnya bursa saham Eropa sedikit menghadang penguatan IHSG.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.340,60 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4.317,68 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.332,08.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
“Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.315-4.327 dan resistance 4.340-4.355,” terang Kepala riset Trust Securities, Reza Priymbada, Rabu (14/11/2012).
IHSG, kata dia, membentuk shooting star dan sedikit menyentuh lower bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang menurun. RSI, William's %R, dan Stochastic sedikit tertahan turun ke area oversold. IHSG menguat di tengah pelemahan bursa saham global, sehingga membuat IHSG berada di persimpangan dan menguat terbatas.
“Meski IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan, namun dari sisi sentimen belum cukup kuat mendukung, sehingga pergerakan IHSG pun akan kembali variatif cenderung terbatas,” simpul Reza.
Pekan ini, pertahanan IHSG untuk tetap bertahan di atas level 4.300 an terus diuji, yang terlihat pada perdagangan Selasa (13/11/2012), di tengah pelemahan mayoritas bursa saham Asia, terutama HSI yang turun cukup dalam, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau.
“Meski di awal sempat memerah, namun hanya berlangsung sesaat dan terus menghijau hingga akhir perdagangan. Meski selama perdagangan mayoritas berada di zona hijau, namun pergerakan relatif terbatas dan cenderung bergerak sideways,” sambung dia.
Menurut Reza, keinginan IHSG untuk reli masih terhadang oleh sentimen negatif dari global. Kembali memerahnya bursa saham Eropa sedikit menghadang penguatan IHSG.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.340,60 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4.317,68 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.332,08.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :