Pergerakan IHSG bergantung pada indeks global
Senin, 19 November 2012 - 08:30 WIB
Pergerakan IHSG bergantung pada indeks global
A
A
A
Sindonews.com - Selama libur panjang, pergerakan bursa global cenderung bervariatif hal tersebut kemungkinan akan kembali menghadang kenaikan IHSG. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.330-4.342 dan resistance 4.363-4.378.
"Pergerakan bursa global mempengaruhi pergerakan indeks yang akan kembali variatif cenderung melemah terbatas," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin (19/11/2012).
Penguatan di akhir pekan kemarin kembali tidak diikuti dengan volume perdagangan sehingga akan sangat rentan alami pelemahan bila sentimen yang ada tidak cukup kuat menopang laju IHSG di zona positif.
"Meski aksi-aksi profit taking di akhir pekan masih mewarnai perdagangan namun, IHSG menutup pekan kemarin yang hanya berjalan tiga hari perdagangan dengan penguatan. Positifnya bursa saham regional terutama HSI membuat IHSG nyaman berada di teritori positif meskipun sempat terpeleset ke area negatif," jelasnya.
Adanya optimisme pemulihan ekonomi China pasca terbentuknya pemerintahan yang baru dan sejumlah data-data positif regional lainnya berimbas positif pada IHSG.
"Oleh karena data-data positif tersebut membuat pelaku pasar memiliki persepsi bursa saham global akan positif sepanjang liburnya IHSG sehingga menghantarkannya ke teritori hijau," kata Reza.
Sebelumnya, sepanjang perdagangan di akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.360,26 (level tertingginya) di awal sesi I dan menyentuh level 4.323,51 (level terendahnya) di awal sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.351,28.
Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
"Pergerakan bursa global mempengaruhi pergerakan indeks yang akan kembali variatif cenderung melemah terbatas," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin (19/11/2012).
Penguatan di akhir pekan kemarin kembali tidak diikuti dengan volume perdagangan sehingga akan sangat rentan alami pelemahan bila sentimen yang ada tidak cukup kuat menopang laju IHSG di zona positif.
"Meski aksi-aksi profit taking di akhir pekan masih mewarnai perdagangan namun, IHSG menutup pekan kemarin yang hanya berjalan tiga hari perdagangan dengan penguatan. Positifnya bursa saham regional terutama HSI membuat IHSG nyaman berada di teritori positif meskipun sempat terpeleset ke area negatif," jelasnya.
Adanya optimisme pemulihan ekonomi China pasca terbentuknya pemerintahan yang baru dan sejumlah data-data positif regional lainnya berimbas positif pada IHSG.
"Oleh karena data-data positif tersebut membuat pelaku pasar memiliki persepsi bursa saham global akan positif sepanjang liburnya IHSG sehingga menghantarkannya ke teritori hijau," kata Reza.
Sebelumnya, sepanjang perdagangan di akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.360,26 (level tertingginya) di awal sesi I dan menyentuh level 4.323,51 (level terendahnya) di awal sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.351,28.
Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(gpr)
Lihat Juga :