Kebutuhan daging DKI 50 ribu ton/tahun
Senin, 19 November 2012 - 09:34 WIB
Kebutuhan daging DKI 50 ribu ton/tahun
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai langkah utama mengamankan pasokan daging DKI Jakarta, Komite Daging Sapi (KDS) mematok kuota daging sapi impor sebesar 50.000 ribu ton per tahun.
"KDS akan memperjuangkan kembali kuota daging sapi impor untuk DKI Jakarta sebesar 50.000 ribu ton per tahun. Kementan mau bikin kuota berapapun terserah, akan tetapi untuk Jakarta kita amankan kuota sebesar 50.000 ribu ton," ujar Ketua KDS Jakarta Raya, Sarman Simanjorang.
Sarman menjelaskan, upaya yang tengah digiatkan pihaknya adalah untuk menjamin kelangsungan pelaku usaha kecil dan mikro (UKM) yang menggantungkan kelangsungan usahanya pada ketersediaan pasokan daging, seperti pengusaha tempat makan dan lain-lain.
"Kebijakan Kementerian Pertanian dalam hal ini Dirjen Peternakan membuat pengusaha UKM di Jakarta sengsara dan mengancam kelangsungan usaha," simpul dia.
Lebih lanjut Sarman menyebutkan, pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan rumusan penyediaan permintaan daging tersebut sekaligus mendesak agar ada surat permintaan resmi ke Menteri Pertanian.
"Kami akan yakinkan pak Jokowi karena menyangkut nasib rakyat kecil dan usaha UKM di DKI Jakarta," tandasnya.
"KDS akan memperjuangkan kembali kuota daging sapi impor untuk DKI Jakarta sebesar 50.000 ribu ton per tahun. Kementan mau bikin kuota berapapun terserah, akan tetapi untuk Jakarta kita amankan kuota sebesar 50.000 ribu ton," ujar Ketua KDS Jakarta Raya, Sarman Simanjorang.
Sarman menjelaskan, upaya yang tengah digiatkan pihaknya adalah untuk menjamin kelangsungan pelaku usaha kecil dan mikro (UKM) yang menggantungkan kelangsungan usahanya pada ketersediaan pasokan daging, seperti pengusaha tempat makan dan lain-lain.
"Kebijakan Kementerian Pertanian dalam hal ini Dirjen Peternakan membuat pengusaha UKM di Jakarta sengsara dan mengancam kelangsungan usaha," simpul dia.
Lebih lanjut Sarman menyebutkan, pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk membicarakan rumusan penyediaan permintaan daging tersebut sekaligus mendesak agar ada surat permintaan resmi ke Menteri Pertanian.
"Kami akan yakinkan pak Jokowi karena menyangkut nasib rakyat kecil dan usaha UKM di DKI Jakarta," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :