Langka, harga daging sapi di Padang melonjak
Senin, 19 November 2012 - 11:09 WIB
Langka, harga daging sapi di Padang melonjak
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pedagang daging sapi di pasar raya Kota Padang, Sumatera Barat, mengeluh karena kelangkaan daging sapi impor. Akibatnya, harga daging naik hingga 95 ribu rupiah perkilonya.
Untuk pasokan daging sapi di Sumbar biasanya didatangkan dari daerah Lampung, namun dalam beberapa hari ini, pedagang tidak bisa lagi mendapatkan daging impor, sementara daging lokal tidak mencukupi.
Beginilah kondisi pasar daging di pasar raya kota padang, sejumlah pedagang ini mengeluh karena kehabisan stok daging yang biasanya didatangkan dari daerah Lampung. Bahkan terlihat beberapa lapak pedagang daging sapi tutup dan tidak berjualan karena kelangkaan daging sapi.
Menurut pedagang, untuk wilayah Sumbar, biasanya menjual daging sapi Australia yang didatangkan dari daerah Lampung, namun semenjak lebaran haji kemarin, pasokan daging dari daerah tersebut tidak ada lagi.
Mereka terpaksa harus menjual daging lokal yang didapatkan dari kampung-kampung, namun tidak mencukupi. Akibatnya harga daging sapi di pasaran naik, dari harga 80 ribu perkilonya, naik menjadi 95 ribu perkilo.
Hal ini berdampak terhadap konsumen. Pembelipun enggan membeli daging karena harganya yang mahal. Pedagang pun berharap agar kondisi ini tidak berlarut-larut, karena kemungkinan bisa melumpuhkan usaha mereka sebagai pedagang daging.
Untuk pasokan daging sapi di Sumbar biasanya didatangkan dari daerah Lampung, namun dalam beberapa hari ini, pedagang tidak bisa lagi mendapatkan daging impor, sementara daging lokal tidak mencukupi.
Beginilah kondisi pasar daging di pasar raya kota padang, sejumlah pedagang ini mengeluh karena kehabisan stok daging yang biasanya didatangkan dari daerah Lampung. Bahkan terlihat beberapa lapak pedagang daging sapi tutup dan tidak berjualan karena kelangkaan daging sapi.
Menurut pedagang, untuk wilayah Sumbar, biasanya menjual daging sapi Australia yang didatangkan dari daerah Lampung, namun semenjak lebaran haji kemarin, pasokan daging dari daerah tersebut tidak ada lagi.
Mereka terpaksa harus menjual daging lokal yang didapatkan dari kampung-kampung, namun tidak mencukupi. Akibatnya harga daging sapi di pasaran naik, dari harga 80 ribu perkilonya, naik menjadi 95 ribu perkilo.
Hal ini berdampak terhadap konsumen. Pembelipun enggan membeli daging karena harganya yang mahal. Pedagang pun berharap agar kondisi ini tidak berlarut-larut, karena kemungkinan bisa melumpuhkan usaha mereka sebagai pedagang daging.
(gpr)
Lihat Juga :