IHSG akan bergerak variatif
Selasa, 20 November 2012 - 09:13 WIB
IHSG akan bergerak variatif
A
A
A
Sindonews.com - Pelemahan yang terjadi di tengah penguatan bursa saham global membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak secara anomali. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.295-4.305 dan resistance 4.322-4.336.
Menurut Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, kondisi tersebut tentunya dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian secara bertahap beberapa efek yang secara fundamental masih cukup baik.
"Bila sentimen positif mulai berimbas, kemungkinan IHSG akan bergerak variatif cenderung mencoba upreversal," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Sementara itu, pasar saham Eropa bergerak naik terbatas dipicu respon positif pelaku pasar bahwa pemerintahan Obama akan dapat mampu menangani masalah fiscal cliff.
"Kekhawatiran investor sedikit muncul karena meningkatnya ketegangan geopolitik dengan adanya serangan Israel ke wilayah Gaza," kata dia.
Sementara itu, bursa saham AS yang melanjutkan penguatan dengan sentimen positif dari langkah pembahasan antara pemerintahan dan kongres untuk segera menyelesaikan masalah fiscal cliff, dan perkiraan kenaikan existing home sales.
"Bila kondisi positif ini dapat terjaga hingga penutupan diharapkan dapat berimbas positif bagi pergerakan bursa saham Asia hari ini, termasuk IHSG," kata Reza.
Pada perdagangan kemarin adanya sentimen positif dari spekulasi pergantian kepemimpinan di China, dan Pemilu Jepang pada bulan depan akan membawa perubahan yang lebih baik. Sedangakan optimistis Kongres AS akan dapat menuntaskan masalah pelik fiscal cliff tampak belum berimbas pada IHSG.
"Posisi IHSG yang sedikit mendekati area overbought dan kekhawatiran terjadinya resesi di zona Euro dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi profit taking," tambahnya.
Menurut Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, kondisi tersebut tentunya dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian secara bertahap beberapa efek yang secara fundamental masih cukup baik.
"Bila sentimen positif mulai berimbas, kemungkinan IHSG akan bergerak variatif cenderung mencoba upreversal," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Sementara itu, pasar saham Eropa bergerak naik terbatas dipicu respon positif pelaku pasar bahwa pemerintahan Obama akan dapat mampu menangani masalah fiscal cliff.
"Kekhawatiran investor sedikit muncul karena meningkatnya ketegangan geopolitik dengan adanya serangan Israel ke wilayah Gaza," kata dia.
Sementara itu, bursa saham AS yang melanjutkan penguatan dengan sentimen positif dari langkah pembahasan antara pemerintahan dan kongres untuk segera menyelesaikan masalah fiscal cliff, dan perkiraan kenaikan existing home sales.
"Bila kondisi positif ini dapat terjaga hingga penutupan diharapkan dapat berimbas positif bagi pergerakan bursa saham Asia hari ini, termasuk IHSG," kata Reza.
Pada perdagangan kemarin adanya sentimen positif dari spekulasi pergantian kepemimpinan di China, dan Pemilu Jepang pada bulan depan akan membawa perubahan yang lebih baik. Sedangakan optimistis Kongres AS akan dapat menuntaskan masalah pelik fiscal cliff tampak belum berimbas pada IHSG.
"Posisi IHSG yang sedikit mendekati area overbought dan kekhawatiran terjadinya resesi di zona Euro dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi profit taking," tambahnya.
(gpr)
Lihat Juga :