IHSG diprediksi mixed cenderung menguat
Selasa, 20 November 2012 - 08:20 WIB
IHSG diprediksi mixed cenderung menguat
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Diperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.300-4.340.
"Saat ini banyak pengamat cukup bullish dengan ekonomi China dan memperkirakan ekonomi China sudah 'bottom'," jelas Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Di sisi lain, Purwoko mengungkapkan, pergerakan bursa Eropa dan Amerika Serikat (AS) masih kondusif seiring dengan pembicaraan anggaran yang dilakukan Presiden Obama dengan parlemen mengarah ke arah positif, meski belum tercapai kesepakatan.
"Sentimen global masih masih mempengaruhi pergerakan indeks, selain bursa AS dan Eropa yang masih kondusif, data ekonomi dari China juga memberikan dorongan positif," jelasnya.
Selain itu, factory output dan penjualan ritel Oktober naik lebih tinggi dari estimasi serta eksport bulan Oktober naik tertinggi sejak Mei 2012.
Sebelumnyaa, IHSG kemarin ditutup melemah 0,87 persen didorong oleh aksi jual yang dilakukan oleh investor merespon akumulasi penurunan bursa regional yang terjadi pada saat libur panjang akhir pekan lalu.
"Saat ini banyak pengamat cukup bullish dengan ekonomi China dan memperkirakan ekonomi China sudah 'bottom'," jelas Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Di sisi lain, Purwoko mengungkapkan, pergerakan bursa Eropa dan Amerika Serikat (AS) masih kondusif seiring dengan pembicaraan anggaran yang dilakukan Presiden Obama dengan parlemen mengarah ke arah positif, meski belum tercapai kesepakatan.
"Sentimen global masih masih mempengaruhi pergerakan indeks, selain bursa AS dan Eropa yang masih kondusif, data ekonomi dari China juga memberikan dorongan positif," jelasnya.
Selain itu, factory output dan penjualan ritel Oktober naik lebih tinggi dari estimasi serta eksport bulan Oktober naik tertinggi sejak Mei 2012.
Sebelumnyaa, IHSG kemarin ditutup melemah 0,87 persen didorong oleh aksi jual yang dilakukan oleh investor merespon akumulasi penurunan bursa regional yang terjadi pada saat libur panjang akhir pekan lalu.
(gpr)
Lihat Juga :