AKR Corporindo raup pendapatan Rp13 triliun
Selasa, 20 November 2012 - 17:42 WIB
AKR Corporindo raup pendapatan Rp13 triliun
A
A
A
Sindonews.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp13,08 triliun atau naik sebesar Rp11,5 triliun dibandingkan dengan periode sama di 2011.
Direktur Commercial AKRA, Suresh Vembu menerangkan, pendapatan tersebut didominasi oleh pendapatan yang berasal dari distribusi BBM. Dimana, hingga kuartal III-2012, BBM memiliki kontribusi sebesar 80,2 persen terhadap pendapatan.
"Dari distribusi BBM kita di kuartal III pendapatan kita 80,2 persen dari pendapatan total perseroan," terang dia dalam paparan publiknya di Sangri La Hotel, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Selain itu, kata dia, pendapatan perseroan juga ditopang oleh sektor distribusi bahan kimia dasar sebesar 13,6 persen terhadap total pendapatan selama sembilan bulan 2012.
Diakuinya, perseroan dapat meningkatkan jumlah tersebut mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang tengah baik.
"Pertumbuhan kami naik seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekira 6,5 persen. Selain itu kami optimistis mampu mendorong pertumbuhan penjualan 2012 hingga 20 persen," tutup dia.
Direktur Commercial AKRA, Suresh Vembu menerangkan, pendapatan tersebut didominasi oleh pendapatan yang berasal dari distribusi BBM. Dimana, hingga kuartal III-2012, BBM memiliki kontribusi sebesar 80,2 persen terhadap pendapatan.
"Dari distribusi BBM kita di kuartal III pendapatan kita 80,2 persen dari pendapatan total perseroan," terang dia dalam paparan publiknya di Sangri La Hotel, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Selain itu, kata dia, pendapatan perseroan juga ditopang oleh sektor distribusi bahan kimia dasar sebesar 13,6 persen terhadap total pendapatan selama sembilan bulan 2012.
Diakuinya, perseroan dapat meningkatkan jumlah tersebut mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang tengah baik.
"Pertumbuhan kami naik seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekira 6,5 persen. Selain itu kami optimistis mampu mendorong pertumbuhan penjualan 2012 hingga 20 persen," tutup dia.
(gpr)
Lihat Juga :