REI siap dukung rusun murah

loading...
REI siap dukung rusun murah
REI siap dukung rusun murah
Sindonews.com - Real Estate Indonesia (REI) mendesak pemerintah pusat untuk merealisasikan konsep penataan kota berbasis back to city.

Mereka menawarkan rumah susun (rusun) bagi warga berpenghasilan rendah (MBR). Jika ini terealisasi, masalah kemacetan dan kepadatan kota akan teratasi.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat REI Setyo Maharso mengatakan selama ini MBR tinggal di pinggiran. Setiap hari mereka menggunakan sepeda motor untuk bekerja di tengah kota. Akibatnya keberadaan mereka inilah banyak menyumbang terhadap masalah kepadatan dan kemacetan.

Pembangunan rusun, akan menjadi solusi kendala ketidaktersediaan lahan. Dengan model rusun, mereka akan terpusat di kota dan banyak memberikan multiplayer effect. Termasuk pada masalah transportasi. “Rusun ini akan menjadi solusi mengatasi kemacetan kota,” jelasnya di DIY, Rabu (21/11/2012).



Menurutnya, pembangunan rusun tetap harus disinkronkan dengan rencana tata ruang dan wilayah. REI sendiri siap membantu pemerintah jika diinginkan.

Bahkan REI saat ini tengah menyiapkan roadmap, untuk mewujudkan rusun bagi MBR. Salah satunya dengan mengadopsi rusun di Filiphina. “Semuanya tergantung kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Sekjen REI DPD DIY, Nur Andy Wijayanto mengatakan pemerintah harus terlibat dalam mewujudkan rusun bagi warga miskin. Sebab di DIY komponen tanah menjadi variable penting.



Harga tanah di Yogyakarta sudah cukup mahal, dan menjadi kendala tersendiri bagi pengembang membangun rusun murah. “Perbankan juga harus terlibat untuk mau menanggung kredit,” jelasnya.

REI DIY juga endukung kebijakan pemerintah terkait konsep perumahan berimbang. Dengan cara ini pengembang ebsar juga akan memperhatikan warga miskin dengan menyediakan hunian murah. “Mungkin di pinggiran Bantul, masih bisa dibangun rumah murah,” jelasnya.
(gpr)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top