IHSG hanya akan bergerak sideways
Kamis, 22 November 2012 - 08:15 WIB
IHSG hanya akan bergerak sideways
A
A
A
Sindonews.com - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi menggagalkan pembentukan pola three black crows. Kegagalan tersebut, membuat IHSG berpeluang mengalami rebound. Diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.285-4.303 dan resistance 4.328- 4.335.
"Tentunya kondisi tersebut harus dibarengi dengan sentimen positif yang ada. Bila tidak maka IHSG pun hanya akan bergerak sideways," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Sementara itu, menurut Reza, pasar saham Eropa bergerak variatif cenderung mencoba menguat karena penguatan saham-saham utilitas dan menutup sentimen negatif dari perkiraan deadlock-nya pembahasan pemberian bailout Yunani.
"Di sisi lain, kemungkinan bursa saham AS juga akan bergerak variatif seiring rilis data initial jobless claims. Bila data tersebut dan data AS yang dirilis cukup positif maka diharapkan dapat membawa penguatan pada bursa saham AS dan Eropa sehingga berimbas positif juga pada bursa saham Asia, termasuk IHSG," jelas Reza.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG bergerak naik jelang akhir sesi di tengah ritme perdagangan yang cenderung flat. Meski di tengah perdagangan IHSG, bursa saham Asia sudah mulai menghijau namun, sampai dengan pertengahan sesi II IHSG masih dalam tren melemah dan belum terlihat merespon positif pergerakan bursa saham Asia tersebut.
"Adanya imbas penurunan peringkat utang Prancis dan kekhawatiran terjadinya deadlock pembicaraan bailout Yunani membuat pelaku pasar bersikap wait and see. Di sisi lain, setelah HSI dan Nikkei alami kenaikan cukup signifkan, IHSG pun baru meresponnya. Meski lambat dalam merespon kenaikan tersebut namun, IHSG berhasil bertengger di zona hijau," ujarnya.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.318,24 (level tertingginya) di awal sesi I dan menyentuh level 4.293,13 (level terendahnya) di tengah sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.317,28. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
"Tentunya kondisi tersebut harus dibarengi dengan sentimen positif yang ada. Bila tidak maka IHSG pun hanya akan bergerak sideways," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Sementara itu, menurut Reza, pasar saham Eropa bergerak variatif cenderung mencoba menguat karena penguatan saham-saham utilitas dan menutup sentimen negatif dari perkiraan deadlock-nya pembahasan pemberian bailout Yunani.
"Di sisi lain, kemungkinan bursa saham AS juga akan bergerak variatif seiring rilis data initial jobless claims. Bila data tersebut dan data AS yang dirilis cukup positif maka diharapkan dapat membawa penguatan pada bursa saham AS dan Eropa sehingga berimbas positif juga pada bursa saham Asia, termasuk IHSG," jelas Reza.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG bergerak naik jelang akhir sesi di tengah ritme perdagangan yang cenderung flat. Meski di tengah perdagangan IHSG, bursa saham Asia sudah mulai menghijau namun, sampai dengan pertengahan sesi II IHSG masih dalam tren melemah dan belum terlihat merespon positif pergerakan bursa saham Asia tersebut.
"Adanya imbas penurunan peringkat utang Prancis dan kekhawatiran terjadinya deadlock pembicaraan bailout Yunani membuat pelaku pasar bersikap wait and see. Di sisi lain, setelah HSI dan Nikkei alami kenaikan cukup signifkan, IHSG pun baru meresponnya. Meski lambat dalam merespon kenaikan tersebut namun, IHSG berhasil bertengger di zona hijau," ujarnya.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.318,24 (level tertingginya) di awal sesi I dan menyentuh level 4.293,13 (level terendahnya) di tengah sesi II dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.317,28. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(gpr)
Lihat Juga :