Awali perdagangan, IHSG menguat tipis
Jum'at, 23 November 2012 - 10:12 WIB
Awali perdagangan, IHSG menguat tipis
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali perdagangan di akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih ragu-ragu bergerak naik. Meski begitu, IHSG masih berpeluang meneruskan penguatannya.
IHSG, pada awal perdagangan, Jumat (23/11/2012) dibuka menguat 5,82 poin atau 0,13 persen ke 4.341,74. LQ45 terpantau naik 0,72 poin atau 0,1 persen ke 745,16, indeks IDX30 menguat 0,35 poin atau 0,1 persen ke 377,42, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melaju 0,33 poin atau 0,1 persen ke 607,40.
Nilai transaksi sebesar Rp4,544 triliun dari 4,627 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, iinvestor asing terpantu melakukan aksi beli sebesar Rp144,605 miliar. Sebanyak 155 saham menguat, 93 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau mayoritas menguat. Sektor tambang naik 2,56 poin atau 0,1 poin, sektor keuangan naik 1,01 poin atau 0,2 persen, dan sektor perdagangan menguat 0,89 poin atau 0,1 persen. Hanya saja sektor aneka industri dan properti terpantau melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 ke Rp48.550, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp100 ke Rp8.600, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 ke Rp19.500.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 ke Rp26 ribu, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 ke Rp7.650, dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 ke Rp6.300.
Indeks Asia terpantau mayoritas bergerak menguat. Shanghai naik 18,67 poin atau 0,93 persen persen, indeks Hang Seng menguat 76,32 poin atau 0,35 persen, indeks Nikkei naik 144,28 poin atau 1,56 persen, dan Straits Times naik 0,86 poin.
IHSG, pada awal perdagangan, Jumat (23/11/2012) dibuka menguat 5,82 poin atau 0,13 persen ke 4.341,74. LQ45 terpantau naik 0,72 poin atau 0,1 persen ke 745,16, indeks IDX30 menguat 0,35 poin atau 0,1 persen ke 377,42, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melaju 0,33 poin atau 0,1 persen ke 607,40.
Nilai transaksi sebesar Rp4,544 triliun dari 4,627 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, iinvestor asing terpantu melakukan aksi beli sebesar Rp144,605 miliar. Sebanyak 155 saham menguat, 93 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau mayoritas menguat. Sektor tambang naik 2,56 poin atau 0,1 poin, sektor keuangan naik 1,01 poin atau 0,2 persen, dan sektor perdagangan menguat 0,89 poin atau 0,1 persen. Hanya saja sektor aneka industri dan properti terpantau melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 ke Rp48.550, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp100 ke Rp8.600, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 ke Rp19.500.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 ke Rp26 ribu, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 ke Rp7.650, dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 ke Rp6.300.
Indeks Asia terpantau mayoritas bergerak menguat. Shanghai naik 18,67 poin atau 0,93 persen persen, indeks Hang Seng menguat 76,32 poin atau 0,35 persen, indeks Nikkei naik 144,28 poin atau 1,56 persen, dan Straits Times naik 0,86 poin.
(gpr)
Lihat Juga :