Pemerintah siap tambah kuota BBM Subsidi
Senin, 26 November 2012 - 11:55 WIB
Pemerintah siap tambah kuota BBM Subsidi
A
A
A
Sindonews.com - Terkait adanya potensi krisis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada akhir tahun 2012 ini, pemerintah berjanji akan memberikan tambahan kuota BBM bersubsidi bila kemungkinan tersebut menjadi kenyataan.
"Mau tidak mau, negara harus berjalan," tegas Menteri ESDM Jero Wacik kepada wartawan sebelum mengikuti RDP dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya, menipisnya persediaan BBM bersubsidi ini merupakan hal yang wajar terjadi di akhir tahun. "Kalau akhir tahun kan sudah menipis, kalau kamu punya budget 1 tahun Januari, Februari, sampai Desember kan sudah menipis," kata dia.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak panik atau menanggapi masalah ini secara berlebihan. "Jangan kalau menipis jadi gaduh," pungkas Jero.
Sebelumnya diberitakan, Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk Solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
"Mau tidak mau, negara harus berjalan," tegas Menteri ESDM Jero Wacik kepada wartawan sebelum mengikuti RDP dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya, menipisnya persediaan BBM bersubsidi ini merupakan hal yang wajar terjadi di akhir tahun. "Kalau akhir tahun kan sudah menipis, kalau kamu punya budget 1 tahun Januari, Februari, sampai Desember kan sudah menipis," kata dia.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak panik atau menanggapi masalah ini secara berlebihan. "Jangan kalau menipis jadi gaduh," pungkas Jero.
Sebelumnya diberitakan, Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk Solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
(gpr)
Lihat Juga :