Perbaiki distribusi daging, Mentan gandeng Menhub
Senin, 26 November 2012 - 16:36 WIB
Perbaiki distribusi daging, Mentan gandeng Menhub
A
A
A
Sindonews.com - Sudah sepekan lebih DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami kelangkaan daging sapi. Salah satu penyebab kelangkaan ini ialah buruknya sarana perhubungan antara Propinsi Nusa Tenggara (NTT) yang merupakan salah satu lumbung sapi dengan Propinsi DKI Jakarta.
Demi mengatasi masalah ini, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempersiapkan sarana-sarana transportasi yang memadai bagi kegiatan distribusi daging sapi dari NTT ke DKI Jakarta.
"Kami dengan Kemenhub yang jelas sudah angkutan KA sedang disiapkan. Termasuk juga dengan laut. Terutama Jawa Timur yang menjadi perantara dari provinsi lain seperti NTT dan NTB. Transit di Jawa Timur dan kemudian bisa diangkut pakai KA," jelas Menteri Pertanian Suswono setelah mengikuti RDP dengan Komisi IV di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Suswono berjanji, distribusi daging sapi tidak akan terkendala lagi mulai tahun 2013 mendatang dengan adanya bantuan dari Kemenhub ini. Saat ini, lanjutnya, Menteri Perhubungan EE Mangindaan sudah mempersiapkan sarana-sarana transportasi untuk distribusi.
"Beliau sedang menyiapkan dan 2013 siap untuk dioperasikan. Dari Kemenhub BUMN Laut yaitu Pelni," pungkasnya.
Sebelumnya, pada Jumat (23/11/2012) lalu, Komite Daging Sapi Jakarta Raya (KDS Jakarta) menyebut masalah pengiriman sapi dari wilayah NTT ke DKI Jakarta sebagai contoh buruknya infrastruktur pendukung ketahanan pangan daging sapi di Indonesia.
"Sekarang katanya ada 50 ribu ekor sapi dari NTT mau dibawa ke Jakarta, dibawanya naik apa? Katanya mau sewa kapalnya Angkatan Laut (TNI-AL), mana mau Angkatan Laut?," ujar Ketua Umum KDS Jakarta Sarman Simanjorang akhir pekan kemarin.
Karena itu, Sarman meminta pemerintah untuk terlebih dahulu mempersiapkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk mengurangi kuota impor sapi secara drastis, salah satunya ialah infrastruktur.
"Untuk menuju swasembada itu banyak infrastruktur yang perlu diperbaiki. Ngangkut sapi aja masih masalah," simpul dia.
Demi mengatasi masalah ini, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempersiapkan sarana-sarana transportasi yang memadai bagi kegiatan distribusi daging sapi dari NTT ke DKI Jakarta.
"Kami dengan Kemenhub yang jelas sudah angkutan KA sedang disiapkan. Termasuk juga dengan laut. Terutama Jawa Timur yang menjadi perantara dari provinsi lain seperti NTT dan NTB. Transit di Jawa Timur dan kemudian bisa diangkut pakai KA," jelas Menteri Pertanian Suswono setelah mengikuti RDP dengan Komisi IV di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Suswono berjanji, distribusi daging sapi tidak akan terkendala lagi mulai tahun 2013 mendatang dengan adanya bantuan dari Kemenhub ini. Saat ini, lanjutnya, Menteri Perhubungan EE Mangindaan sudah mempersiapkan sarana-sarana transportasi untuk distribusi.
"Beliau sedang menyiapkan dan 2013 siap untuk dioperasikan. Dari Kemenhub BUMN Laut yaitu Pelni," pungkasnya.
Sebelumnya, pada Jumat (23/11/2012) lalu, Komite Daging Sapi Jakarta Raya (KDS Jakarta) menyebut masalah pengiriman sapi dari wilayah NTT ke DKI Jakarta sebagai contoh buruknya infrastruktur pendukung ketahanan pangan daging sapi di Indonesia.
"Sekarang katanya ada 50 ribu ekor sapi dari NTT mau dibawa ke Jakarta, dibawanya naik apa? Katanya mau sewa kapalnya Angkatan Laut (TNI-AL), mana mau Angkatan Laut?," ujar Ketua Umum KDS Jakarta Sarman Simanjorang akhir pekan kemarin.
Karena itu, Sarman meminta pemerintah untuk terlebih dahulu mempersiapkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk mengurangi kuota impor sapi secara drastis, salah satunya ialah infrastruktur.
"Untuk menuju swasembada itu banyak infrastruktur yang perlu diperbaiki. Ngangkut sapi aja masih masalah," simpul dia.
(gpr)
Lihat Juga :