Serapan FLPP di DIY minim

Senin, 26 November 2012 - 17:46 WIB
Serapan FLPP di DIY...
Serapan FLPP di DIY minim
A A A
Sindonews.com - Serapan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi DIY sangat minim. Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (REI) DIY, mencatat hanya sekitar seribu rumah dari ribuan unit perumahan yang dibangun pengembang. Yogyakarta, seperti tidak butuh FLPP.

Ketua DPD REI, Remigius Edy Waluyo mengatakan pertumbuhan properti di DIY sebenarnya cukup bagus. Setiap tahun terus terjadi pertumbuhan. Tidak hanya pengembang lokal, banyak pengembang nasional ikut meramaikan bisnis property di kota Gudeg.

Berbeda dengan daerah lain, FLPP di DIY cukup minim terserap. Ini tidak lepas dari mahalnya harga tanah di DIY. FLPP hanya bisa dikembangkan di wilayah pinggiran, seperti Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul. Padahal pasar property terbesar mengincar wilayah Sleman dan Kota.

“Harga tanah sudah mahal, jadinya sulit mengembangkan perumahan yang bisa diakses FLPP,” tuturnya di DIY, Senin (26/11/2012)

Menurut Remi, FLPP hanya bisa digunakan untuk perumahan tipe kecil dengan harga dibawah Rp80 juta. Padahal harga tanah di DIY menjadi variabel utama dalam menentukan harga jual. Akibatnya pengembang kesulitan untuk mendapatkan tanah yang murah. “Di Bantul ada perumahan yang menggunakan FLPP,” ujarnya.

FLPP merupakan fasilitas kepada masyarakat yang ingin mendapatkan rumah yang murah. Yang terjadi adalah banyak masyarakat yang membangun sendiri. Mereka menggunakan tanah warisan, atau membangun dengan bantuan orangtuanya.

“Sepertinya masyarakat Yogyakarta memang tidak butuh FLPP, karena banyak yang menggunakan warisan,” jelas Peneliti Madya Senior Bank Indonesia Yogyakarta, Fadhil Nugroho.

Menurutnya, minimnya serapan ini tidak lepas dari budaya dan tradisi di masyarakat. Orangtua dan keluarga masih memberikan kontribusi terhadap pembangunan rumah.

“Orang luar daerah ingin memberikan rumah dengan fasilitas eksklusif, ini yang membuat mahasiswa memilih apartemen dan kondotel,” tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved