Ditekan utang, BUMI percepat tarik piutang

Rabu, 28 November 2012 - 16:10 WIB
Ditekan utang, BUMI...
Ditekan utang, BUMI percepat tarik piutang
A A A
Sindonews.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana mempercepat penarikan piutang dan mencairkan investasi di beberapa tempat. Salah satunya adalah penarikan piutang dari PT Bukit Mutiara senilai USD260 Juta.

Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava menerangkan, sebenarnya piutang tersebut jatuh tempo pada 2013 mendatang. Namun, perseroan telah mengajukan agar dibayarkan lebih awal mengingat kebutuhan mendesak perseroan untuk membayar utang-utangnya.

"BUMI masih memiliki piutang di PT Bukit Mutiara senilai 260 juta dollar AS. Sedangkan investasi di Recapital Asset Management nilainya sebesar 350 juta dollar AS. Kita sudah mengajukan permintaan untuk pembayaran lebih awal," terang Dileep dalam paparan media di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Dileep beralasan, pihaknya terpakasa mempercepat jadwal penarikan piutang dan pencairan investasi dari jadwal, semata karena faktor kebutuhan. "Kami sesuaikan dengan kebutuhan dana kami," tegasnya sekali lagi.

Sebelumnya, Dileep menerangkan, guna melunasi utang-utangnya BUMI harus melakukan tiga hal, salah satunya adalah mempercepat penarikan piutang dan mencairkan investasi dari PT Bukit Mutiara. "Kami punya investasi di sana yang akan jatuh tempo Agustus 2013," kata Dileep lagi.

Perlu diketahui, BUMI sendiri mencatat total utang perseroan mencapai USD3,79 miliar atau setara Rp36,4 triliun. Berdasarkan presentasi paparan publik perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/11/2012) dijelaskan bahwa pinjaman tersebut merupakan pinjaman BUMI dan tidak termasuk entitas anak. Pinjaman tersebut memiliki waktu jatuh tempo mulai tahun ini hingga lima tahun mendatang atau 2017.

Rinciannya, utang jatuh tempo perseroan pada tahun ini tercatat sebesar USD17 juta atau setara Rp163,44 miliar, pada tahun depan senilai USD254,5 juta atau setara Rp2,45 triliun. Sedangkan, pada 2014 yang akan jatuh tempo sebesar USD1,23 miliar atau setara Rp11,83 triliun.

Adapun, utang jatuh tempo yang akan jatuh tempo pada 2015 mencapai USD1,06 miliar atau setara Rp10,19 triliun, pada 2016 sebesar USD530 juta ataun setara Rp5,1 triliun dan pada 2017 senilai USD700 juta atau setara Rp6,73 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
BUMI Terapkan Good Mining...
BUMI Terapkan Good Mining Practice demi Pertambangan Berkelanjutan
Program CSR Bumi Resources...
Program CSR Bumi Resources Dukung Kemandirian Masyarakat
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
Rogoh Rp24 Triliun,...
Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Iringi Kinerja di 2023,...
Iringi Kinerja di 2023, BUMI Raih Sejumlah Penghargaan Bidang ESG
Berita Terkini
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
27 menit yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
46 menit yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
58 menit yang lalu
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
1 jam yang lalu
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
1 jam yang lalu
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
1 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved