2012, ASII buka 10 showroom senilai Rp950 M
Rabu, 28 November 2012 - 18:31 WIB
2012, ASII buka 10 showroom senilai Rp950 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Astra International Tbk (ASII) mengaku telah menambah 10 showroom baru sepanjang tahun ini. Pembangunan 10 showroom baru ini menelan biaya Rp950 miliar.
"Kami untuk showroom saja investasi sampai 950 miliar, tahun ini nambah 10. Tahun depan bisa 20 showroom," kata Chief Executive Toyota Sales Operation, Jodjana Jody dalam Investor Summit di Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Menurut Jody, pasar kendaraan roda empat di Indonesia masih belum digarap secara maksimal. "Pangsa automotif Indonesia ini masih di pre-motorisasi karena GDP (produk domestik bruto) masyarakat kita masih rendah. Sebagai contoh, satu kendaraan masih digunakan 25 penduduk. Artinya secara potensi, Indonesia bisa 3-4 kali Thailand," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Chief of Group Treasury and Investor Relations ASII, Iwan Hadiantoro, mengatakan bahwa bisnis automotif masih menjadi andalan perseroan. Sekitar 45 persen pendapatan Astra berasal dari divisi automotif.
"Divisi automotif Astra masih yang paling besar kontribusinya, total 45 persen dari pendapatan Astra," ujar Iwan.
Sementara itu, sepanjang kuartal III tahun ini, perseroan berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 9 persen menjadi Rp14,7 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp13,4 triliun. Naiknya laba bersih perusahaan ditopang naiknya pendapatan sebesar 20 persen menjadi Rp143,1 triliun.
"Kami untuk showroom saja investasi sampai 950 miliar, tahun ini nambah 10. Tahun depan bisa 20 showroom," kata Chief Executive Toyota Sales Operation, Jodjana Jody dalam Investor Summit di Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Menurut Jody, pasar kendaraan roda empat di Indonesia masih belum digarap secara maksimal. "Pangsa automotif Indonesia ini masih di pre-motorisasi karena GDP (produk domestik bruto) masyarakat kita masih rendah. Sebagai contoh, satu kendaraan masih digunakan 25 penduduk. Artinya secara potensi, Indonesia bisa 3-4 kali Thailand," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Chief of Group Treasury and Investor Relations ASII, Iwan Hadiantoro, mengatakan bahwa bisnis automotif masih menjadi andalan perseroan. Sekitar 45 persen pendapatan Astra berasal dari divisi automotif.
"Divisi automotif Astra masih yang paling besar kontribusinya, total 45 persen dari pendapatan Astra," ujar Iwan.
Sementara itu, sepanjang kuartal III tahun ini, perseroan berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 9 persen menjadi Rp14,7 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp13,4 triliun. Naiknya laba bersih perusahaan ditopang naiknya pendapatan sebesar 20 persen menjadi Rp143,1 triliun.
(rna)
Lihat Juga :