2013, United Tractor targetkan capex USD300 juta
Rabu, 28 November 2012 - 20:12 WIB
2013, United Tractor targetkan capex USD300 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT United Tractors Tbk (UNTR) menargetkan belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun depan akan turun menjadi USD300 juta sedangkan di tahun ini akan menghabiskan hingga USD700 juta.
Direktur Keuangan UT Gideon Hasan mengatakan penurunan tersebut merupakan dampak dari harga komoditas yang masih rendah. Dampaknya ialah ekspansi dari para klien Perseroan juga mengalami penurunan.
"Penurunan capex karena harga komoditas yang masih rendah," ujar Gideon Hasan dalam jumpa pers di Investor Summit 2012 di Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Dia mengatakan, 60 persen anggaran capex di tahun depan akan didominasi oleh unit usaha kontraktor pertambangan PT Pamapersada Nusantara. Sedangkan di tahun ini akan menghabiskan USD500 juta dari capex tahun ini. "Sebagian besar capex untuk anak usaha PAMA," ujar Gideon.
Pemasukan dari sektor penjualan alat berat sudah terjual 6200 unit sedangkan onderdil tumbuh 25 persen dari tahun lalu. Sektor batubara di tahun ini akan memproduksi maksimal 6 juta ton, dan tahun depan akan turun menjadi 5 juta ton. Sedangkan overburden (pemindahan tanah) di tahun ini akan menggarap 852 juta ton sedangkan tahun depan penurunannya masih dihitung.
Di kuartal ketiga ini pendapatan bersih konsolidasi perseroan mencapai Rp44 triliun atau tumbuh 11 persen dari Rp39,75 triliun di periode sama tahun lalu. Porsi terbesar disumbangkan unit usaha kontraktor pertambangan 45,6 persen, unit usaha Mesin Konstruksi 43 persen.
Direktur Keuangan UT Gideon Hasan mengatakan penurunan tersebut merupakan dampak dari harga komoditas yang masih rendah. Dampaknya ialah ekspansi dari para klien Perseroan juga mengalami penurunan.
"Penurunan capex karena harga komoditas yang masih rendah," ujar Gideon Hasan dalam jumpa pers di Investor Summit 2012 di Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Dia mengatakan, 60 persen anggaran capex di tahun depan akan didominasi oleh unit usaha kontraktor pertambangan PT Pamapersada Nusantara. Sedangkan di tahun ini akan menghabiskan USD500 juta dari capex tahun ini. "Sebagian besar capex untuk anak usaha PAMA," ujar Gideon.
Pemasukan dari sektor penjualan alat berat sudah terjual 6200 unit sedangkan onderdil tumbuh 25 persen dari tahun lalu. Sektor batubara di tahun ini akan memproduksi maksimal 6 juta ton, dan tahun depan akan turun menjadi 5 juta ton. Sedangkan overburden (pemindahan tanah) di tahun ini akan menggarap 852 juta ton sedangkan tahun depan penurunannya masih dihitung.
Di kuartal ketiga ini pendapatan bersih konsolidasi perseroan mencapai Rp44 triliun atau tumbuh 11 persen dari Rp39,75 triliun di periode sama tahun lalu. Porsi terbesar disumbangkan unit usaha kontraktor pertambangan 45,6 persen, unit usaha Mesin Konstruksi 43 persen.
(gpr)
Lihat Juga :